Viral! Video Pengantin Wanita Menangis Tolak Perjodohan Orang Tua, Awas Baper

Baca Juga

MINEWS, MAKASSAR – Dunia maya dihebohkan dengan video pernikahan penuh tangis air mata. Sebab mempelai wanita menolak pernikahan hasil perjodohan orang tuanya.

Sembari menangis tersedu-sedu, wanita tersebut menolak disentuh mempelai pria pada hari pernikahannya.Menurut kabar yang beredar, kedua sejoli ini menikah lantaran dijodohkan orangtua.

Pasangan ini awalnya menolak perjodohan, lantaran tidak saling kenal dan cinta. Tetapi karena keinginan dan harapan dari kedua orangtua untuk mempererat tali kekerabatan, mereka akhirnya menjalani perjodohan itu.

Belakangan baru diketahui kalau pernikahan itu berlangsung pada Sabtu 19 Oktober 2019. Resepsinya berlangsung di Jalan Bontoa, Tamalanrea, Makassar.

Video yang turut diposting pada akun Instagram @meme.comic.indonesia ini menjadi viral dan mengundang banyak komentar dari warganet.

Ada yang membela pengantin pria. Ada juga yang membela pengantin wanita. Pun ada yang mempersalahkan orang tua kedua mempelai.

@teaiymo: “kasian cowonya kenapa maksain cewenya, cari yang suka aja biar samawah, biasanya kalau kaya gini keluarga cowonya tajir,”.

@igisalmau: “Itu karna harta atau apa yaa,”.

@lindaii21: ”Mending jomblo dripda harus begini,”.

@okta_fittri: “Kasian buat cowoknya pasti punya utang sama ortu perempuan,”.

@syarifakk: “kepikiran waktu malam pertama.pasti bakal diperkosa sma suaminya sendiri,”.

@oktafa17: “Bagi cowok itu anugerah, bagi cewek itu musibah 😂,”.

@vbx.rt: “Orang tua yang otaknya kali mati,”.

@__agungsp: “Jodohin ya liat2 bu, masa cewe kek gitu dijodohin ama belut 😪,”.

@eunikeyustina: “Ini sumpah lah ya…kalo yang di jodohin tu rada ganteng sih masih gpp…ini cewe nya cakepnya kemana mana lha kok di jodohin ama tumbukan rujak bebek begini…duuuhhh yang namanya kawin tu sekali seumur hidup lho…apa ga mikir orang tuanya…yang cowo juga sebenernya kesian..udah pasti nelangsa lah karna dia tau si cewe ga bakalan cinta,”.

Berikut cuplikan videonya…

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini