Viral Tank Digunakan Sekat Pemudik, Ini Penjelasan TNI AD

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Video tank terparkir di perbatasan Bekasi-Bogor, Jawa Barat yang salah satunya diviralkan akun YouTube Batalyon TV bukan untuk menyekat para pemudik yang nekat pulang kampung di libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Itu sedang ada latihan dan kebetulan jaraknya dekat dengan tempat penyekatan arus mudik,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen Tatang Subarna meluruskan informasi tersebut, Jumat 7 Mei 2021.

Menurut Tatang mengeluarkan tank di lingkungan kesatuan TNI AD rutin dilakukan untuk memelihara kemampuan alat tersebut.

Tatang juga menegaskan tank baja dimaksud tidak tidak terlalu lama terparkir di wilayah tersebut. Alutsista tersebut langsung dikembalikan ke markasnya begitu selesai latihan.

Batalyon TV sebelumnya memviralkan video itu dengan memberi narasi bahwa tank tersebut digunakan untuk menyekat kendaraan pemudik.

Saat ini, pemerintah memang telah melarang mudik demi mencegah penularan yang luas Covid19.

Batalyon TV pun kemudian segera menyatakan video yang diunggahnya berisi informasi hoax. Namun tidak disebutkan sumber video tersebut, hanya diungkapkan video itu dibuat warga setempat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini