Viral! Seorang Pria minta Fetish Mata Diperban untuk Penuhi Hasrat Seksual

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Media sosial kembali diramaikan dengan fetish dan selera seksual seseorang yang dianggap aneh dan tak lazim.

Setelah sebelumnya sempat heboh seseorang yang bernafsu dengan kain jarik dan bantal guling pink, kali ini muncul seseorang yang diduga memiliki objek seksual mata wanita yang diperban.

Cerita itu datang dari seorang pengguna Twitter @jxpxtcr yang mengaku hampir menjadi korban dari seorang pria yang diduga memiliki objek seksual mata yang diperban.

Kisah itu berawal dari saat dirinya mengunggah cuitan mengeluh bahwa matanya diperban. Tak lama kemudian, dia tiba-tiba mendapat pesan pribadi dari akun Twitter bernama @mawarputrijul.

Akun tersebut meminta dirinya untuk mengirimkan foto matanya yang sedang diperban. Merasa aneh, dia pun mulai menelusuri akun tersebut. Kemudian menemukan akun tersebut banyak mengunggah foto wanita yang matanya sedang diperban.

Melihat itu, sontak saja dia teringat dengan kasus yang pernah heboh mengenai fetish kain jarik.

“Gua curiga, gua langsung keingat sama kasus ‘gilang bungkus’ yang fetish freak kain jarik beberapa tahun silam. Gua stalk akun si pelaku dan bener aja gua nemuin semua foto-foto dan video korban dia yang udah dia mintain buat pp mata yang diperban,” cuitnya.

Dia mengaku sangat terkejut dan untungnya belum sempat menjadi korban dari pelaku yang diduga memiliki fetish mata yang diperban.

“Gua langsung kaget, bener-bener kaget kek anjrit hampir aja gua jadi korban dia wah gak bener ini. Gua ngescrol lihat semua korban-korban dia langsung bener-bener suasana jadi beda, bener2 merinding,” tulisnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Membangun Resiliensi: Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Jawaban atas Online Scam Keuangan

*) Oleh: Arga PrasetyaTransformasi digital telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakatIndonesia. Berbagai layanan keuangan kini semakin mudah diakses, transaksiberlangsung lebih cepat, dan inklusi keuangan terus meningkat seiringberkembangnya teknologi. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantanganbaru berupa meningkatnya ancaman online scam yang semakin canggih dan sulitdideteksi. Dalam konteks inilah, upaya pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan(OJK) untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor menjadi langkah strategis yang layak didukung demi menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus melindungimasyarakat dari kejahatan digital.Lebih jauh, peringatan OJK mengenai semakin kompleksnya online scam menunjukkan bahwa ancaman tersebut tidak lagi sekadar berupa penipuankonvensional yang menyasar individu. Kejahatan digital kini berkembang menjadijaringan kriminal terorganisasi yang berkaitan erat dengan pencucian uang, pemanfaatan rekening penampung, hingga operasi lintas negara. Situasi tersebutmenuntut pendekatan yang lebih komprehensif karena setiap transaksi ilegal dapatmenjadi bagian dari rantai kejahatan keuangan yang lebih besar. Oleh sebab itu, pemberantasan online scam harus ditempatkan sebagai agenda strategis dalammemperkuat ketahanan ekonomi nasional.Dalam kerangka tersebut, penyelenggaraan Regional Expert Group Meeting on Online Scams bertajuk Strengthening Financial Intelligence, AML/CFT Regulation, and...
- Advertisement -

Baca berita yang ini