Video ‘Bodo Amat’ Young Lex Dilaporkan Kominfo ke Youtube

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Setelah Youtuber Kimi Hime, kini giliran Young Lex berurusan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kominfo melaporkan video lagu milik Young Lex yang berjudul ‘Bodo Amat’.

Kasus ini berawal dari kritikan seorang motivator bernama Dedy Susanto yang menilai lirik lagu ‘Bodo Amat’ tersebut tak mendidik dan meminta Kominfo untuk menurunkan video itu dari Youtube.

Menindaklanjuti kritikan tersebut, Kominfo pun bertindak. Pelaksana Tugas Direktur Pengendalian Aplikasi Informatika, Dirjen Aptika Kominfo, Riki Arif Gunawan mengatakan pihaknya telah melaporkan konten Young Lex ke Youtube. Namun, Kominfo masih menunggu evaluasi dari Youtube.

“Kalau konten di YouTube memang istilahnya ada di rumah orang, aplikasi luar. Jadi untuk menutupnya, harus minta ke YouTube, bilang kalau ini sudah melanggar a, b, c, d, e. Lalu dia evaluasi. Kalau melanggar dia akan tutup,” kata Riki, dikutip Rabu, 7 Agustus 2019.

Hingga saat ini, pihak Youtube belum memberikan respon. Dan Kominfo pun masih menunggu jawaban Youtube sebelum menindak Youtuber Young Lex.

“Saya terus terang belum lihat kontennya. Biasanya kita akan panggil kalau sudah meresahkan masyarakat, seperti Kimi Hime kemarin kita panggil. Kalau ini meresahkan akan kita panggil,” kata Riki.

Untuk diketahui, video lagu ‘Bodo Amat’ sendiri diunggah di Youtube pada 26 Juli 2019 lalu. Video ini merupakan kolaborasi Young Lex dengan Sexy Goath & Italiani.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini