Varane Biang Kerok Kekalahan Real Madrid

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Raphael Varane menjadi biang kekalahan Real Madrid atas Manchester City. Pemain asal Prancis itu meminta maaf.

Madrid tersingkir di babak 16 besar Liga Champions setelah di leg kedua dikalahkan Manchester City dengan skor 1-2, Sabtu 8 Agustus 2020 dini hari WIB di Stadion Etihad.

Di leg pertama, Madrid juga kalah dengan skor 1-2 di Santiago Bernabeu. Alhasil, Los Blancos kalah dengan agregat 4-2.

Di laga ini, Varane menjadi sorotan karena dua gol City terjadi karena kesalahannya. Pertama, bola yang coba dikontrol Varane direbut Gabriel Jesus di dalam kotak penalti. Kemudian, Jesus mengumpan ke Raheem Sterling yang dengan mudah mencetak gol.

Kedua, Varane melakukan backpass atau mengumpan ke kiper. Tapi, bola terlalu lemah dan bisa dikejar oleh Jesus. Kemudian, pemain asal Brasil mampu menaklukkan kiper Madrid, Thibaut Courtois.

“Kekalahan ini gaa-gara saya dan saya harus menerimanya. Saya harus bertanggung jawab atas kekalahan ini. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik, tapi kesalahan yang saya buat harus dibayar mahal,” ungkap Varane, dikutip dari Marca, Sabtu 8 Agustus 2020.

“Saya merasa sedih karena teman-teman sudah berjuang. Saya berterima kasih tetap mendapat dukungan dari teman-teman. Kejadian ini sangat jarang terjadi sepanjang karier saya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini