Unik, Cara Ojol Surabaya Terapkan Social Distancing dengan Penumpangnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Banyak orang yang menjadi kreatif saat sulit seperti wabah corona alias Covid19 sekarang, termasuk pengemudi ojek online di Surabaya yang tetap bekerja dengan aman tetapi menjalankan program social distancing atau jaga jarak.

Pengemudi ojek online yang menggunakan sepeda motor tahun 80 -an dengan nomor polisi L 2993 F* itu benar-benar membuat aturan ‘jaga jarak’ dengan membuat gandengan di belakang sepeda motor untuk penumpangnya.

Dengan begitu itu dia dan penumpangnya tidak berdekatan dalam satu jok sepeda motor. Hal itu menarik perhatian para pengemudi lainnya di Surabaya dan beredar di media sosial.

Netizen pun banyak yang memuji ide pengemudi ojek online tersebut, karena di tengah keterbatasan pengemudi tersebut masih bisa mencari nafkah untuk keluarganya.

Undercover.id memberi judul untuk video tersebut “Social Distancing Ojol” dan adminnya berharap keadaan kembali normal seperti sedia kala.

Social distancing alias menjaga jarak sangat dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona melalui batuk atau bersin. Dengan menjaga jarak virus yang ikut keluar melalui batuk dan bersin itu tidak bisa menular ke orang lain.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini