Tottenham Hotspur: Sudah Jatuh, Tertimpa Tangga

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Nasib apes dialami Tottenham Hotspur. Selain kalah dari Liverpool, klub asal London Utara itu harus kehilangan mesin golnya, Harry Kane.

Kane mengalami cedera engkel ketika Spurs dikalahkan Liverpool 1-3, Jumat 29 Januari 2021 dini hari WIB di Tottenham Hotspur Stadium.

Tiga gol Liverpool dicetak Roberto Firmino, Trent Alexander-Arnold, dan Sadio Mane. Sedangkan gol semata wayang Spurs dicetak Pierre-Emile Hoejbjerg.

Kane sempat mendapat perawatan ketika mendapat tekel dari Thiago Alcantara. Pemain asal Inggris itu bisa melanjutkan pertandingan. Kemudian, Kane kembali mendapat perawatan usai duel udara dengan Jordan Henderson.

Cedera Kane ternyata cukup mengkhawatirkan. Alhasil, Jose Mourinho mengganti Kane dengan Erik Lamela saat turun minum.

“Dia mengalami cedera di kedua engkelnya. Dia bilang masih bisa menahan rasa sakit andai hanya satu engkel yang cedera, tapi ini kedua engkelnya cedera. Rasanya sangat menyakitkan,” ujar Mourinho, dikutip dari Sky Sports, Jumat 29 Januari 2021.

“Dia tak bisa melanjutkan bertanding. Dia adalah sosok yang semangat berkorbannya tinggi. Dia bisa melawan rasa sakit, tapi kali ini sulit baginya,” katanya.

“Anda pasti kenal Harry. Dia takkan meninggalkan lapnangan di saat timnya dalam kondisi kalah. Artinya cedera yang dialaminya bukan cedera biasa. Berapa dia pulih saya tak tahu. Kita lihat saja nanti,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Diplomasi Energi Demi Wujudkan Swasembada Nasional

Oleh: Ahmad Fajar )*Pemerintah terus memperkuat diplomasi energi sebagai strategi utamadalam mewujudkan swasembada energi nasional. Langkah ini dinilaikrusial di tengah dinamika global yang semakin kompleks, terutama terkaitketidakpastian pasokan energi dunia dan meningkatnya kebutuhan energidomestik.Melalui pendekatan diplomasi yang aktif, pemerintah berupayamenempatkan Indonesia sebagai pemain strategis dalam rantai pasokenergi global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memanfaatkan forum internasional untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada kepentingan nasional.Dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dalammenghadapi tantangan energi global. Ia berpandangan bahwa kerja samayang saling menguntungkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitaspasokan energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.Diplomasi energi tersebut diwujudkan melalui sejumlah kesepakatanstrategis dengan berbagai negara mitra. Bersama Jepang, Indonesia menjalin kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sertamendukung pengembangan teknologi energi bersih.Kesepakatan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalammengintegrasikan pengelolaan sumber daya alam dengan inovasiteknologi. Pemerintah membuka peluang kolaborasi bagi mitrainternasional untuk mengelola potensi mineral kritis Indonesia secarabersama, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.Di kawasan Asia Tenggara, penguatan diplomasi juga dilakukan melaluikerja sama dengan Singapura. Pemerintah mematangkan rencanapengembangan kawasan industri hijau di Kepulauan Riau yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan energi bersih dan teknologiberkelanjutan di kawasan.Langkah serupa juga dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Brunei Darussalam, yang difokuskan pada penguatan ketahanan pasokan energiserta pengembangan energi baru terbarukan. Pendekatan inimenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada kerjasama global, tetapi juga memperkuat sinergi regional.Selain itu, kerja sama dengan Amerika Serikat turut diperluas melaluipengembangan teknologi ekstraksi lithium dari sumber panas bumi. Kolaborasi ini menjadi contoh konkret integrasi antara potensi energidomestik dengan kebutuhan global terhadap mineral strategis untukindustri energi bersih.Melalui diplomasi yang terarah,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini