Timnas Portugal Dihantui Ketakutan Setelah Ronaldo Positif Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Para punggawa timnas Portugal dihantui kekhawatiran, setelah hasil tes medis menunjukkan sang mega bintang Cristiano Ronaldo dipastikan positif terjangkit Covid-19 pada Selasa 13 Oktober 2020.

Pasalnya, sehari sebelum diumumkan positif corona, Ronaldo sempat makan bareng bersama rekan-rekannya di timnas Portugal.

Dalam foto yang beredar luas pada momen makan bareng itu, terlihat para pemain Portugal tidak mengenakan masker dan duduk berdampingan dalam jarak yang cukup dekat.

Para pemain tidak menerapkan protokol kesehatan kemungkinan karena pada saat itu belum ada satu pun di antara mereka yang diketahui positif corona.

Meskipun pernyataan terbaru federasi sepak bola Portugal menyebut tak ada pemain lainnya di timnas yang positif Covid-19 selain Ronaldo, tetap saja kekhawatiran itu muncul, mengingat virus bisa jadi tak terdeteksi saat ini, melainkan beberapa hari kemudian.

Federasi Sepak Bola Portugal mengabarkan Ronaldo positif Covid-19 tanpa mengalami gejala dan juga berada dalam kondisi sehat. Ronaldo disebut sedang menjalani isolasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini