Timnas Indonesia Jumpa Curacao Lagi, Begini Evaluasi Shin Tae-yong

Baca Juga

MATA INDONESIA, CIBINONG – Timnas Indonesia akan menghadapi Curacao lagi pada FIFA Matchday. Sejumlah evaluasi dilakukan Shin Tae-yong dimana salah satunya adalah memperbaiki lini belakang.

Indonesia akan menghadapi Curacao pada Selasa 27 September 2022 di Stadion Pakansari. Di pertemuan pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, skuat Garuda menang dengan skor 3-2.

Dari segi permainan, Shin Tae-yong puas dengan penampilan anak asuhnya. Tapi, masih ada yang perlu dibenahi salah satunya adalah lini belakang. Ada beberapa kesalahan yang dilakukan ketika pemain menghadapi lawan postur lebih tinggi.

“Tim kita memang kurang untuk latihan pertahanan, memang ada beberapa kali kesalahan, dan itu akan lebih fokus memperbaikinya,” ujarnya.

Shin Tae-yong mengapresiasi penampilan Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan di pertemuan pertama. Meski sempat tertinggal, mereka tetap tenang dan bisa membalikkan skor.

“Kita bisa melawan dengan baik dan tidak ada ketakutan kepada pemain lawan hari ini. Jadi pemain pun sangat baik untuk hari ini mengikuti instruksi saya, untuk itu saya memang sangat berterima kasih,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini