The Special One Diyakini Bakal Bikin Tottenham Angkat Trofi

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Kerinduan Tottenham Hotspur akan gelar juara diyakini dapat terobati di bawah komando The Special One, Jose Mourinho.

Setidaknya itulah yang diyakini mantan pemain legendaris Jerman yang pernah memperkuat Tottenham, Jurgen Klinsmann. Ia percaya, The Lilywhites hanya butuh sedikit bersabar menantikan keajaiban di tangan Mou.

“Dia pelatih luar biasa dengan filosofinya dan caranya menggarap sesuatu. Saya berharap mereka mendapatkan kesuksesan,” kata Klinsmann, seperti dikutip dari Standard, Kamis 28 Mei 2020.

Seperti diketahui, terakhir kali Tottenham mencicipi gelar juara adalah ketika memenangan Piala FA musim 2007/2008.

Kedatangan Mou juga belum begitu mengangkat performa Harry Kane dkk. Total 26 pertandingan sudah dilalui Tottenham di bawah arahan pria Portugal tersebut, dengan hasil 11 kemenangan, 6 imbang, dan 9 kekalahan.

Di Premier League, saat ini mereka ada di posisi delapan dengan 41 poin dari 29 pertandingan. Tottenham ketinggalan tujuh poin dari Chelsea di urutan empat yang merupakan batas zona Liga Champions.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini