Tangkal Hoaks di Pilkada Serentak 2020, KPU Gandeng BIN dan BSSN

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menyusun strategi menyongsong pemilu 2020 nant untuk menghadapi serangan hoax yang selama ini meresahkan.

Dijelaskan Ketua KPU Arief Budiman, ia mengatakan bahwa serangan hoax dan ujaran kebencian meningkat pesat pada Pemilu 2019 dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.

“Serangan itu tidak hanya ke institusi KPU, tapi juga ke anggota KPU,” ujar Arief di Jakarta Pusat, Rabu 21 Agustus 2019.

Maka untuk pemilu 2020, kata Arief, dalam upaya penangkalan hoax pihaknya akan membentuk gugus tim atau kelompok kerja antar kelembagaan pemerintah.

Usul tersebut telah dibicarakan dalam focus group discussion (FGD) bersama beberapa lembaga pemerintah seperti BSSN, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Intelijen Negara (BIN) dan pegiat pemilu lainnya.

“Kita sudah melakukan FGD untuk mengantisipasi apa kelemahan, kekurangan, catatan-catatan penting yang terjadi pada pilkada maupun pemilu kemarin. Yang banyak diperbincangkan adalah persebaran hoax, kita diskusikan kenapa itu terjadi, bagaimana mengatasinya, lalu apa yang dipersiapkan agar yang demikian (hoax) tidak terjadi lagi,” kata Arief.

Berita Terbaru

Trauma Healing Jadi Pilar Penting Pemulihan Pascabencana Sumatra

Oleh: Bara Winatha*) Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh menjadi momentum penguatan kepedulian nasional terhadap perlindungan dan pemulihan anak-anak. Dalam setiap situasi darurat, anak-anak mendapatkan perhatian khusus sebagai generasi penerusbangsa yang harus terus tumbuh dengan semangat, rasa aman, dan optimisme. Upaya pemulihan kesehatan mental melalui program trauma healing hadir sebagai langkah strategisuntuk membantu anak-anak kembali beraktivitas, belajar, dan bersosialisasi secara positif. Pendekatan ini memastikan mereka tetap berkembang secara psikologis dengan dukunganyang tepat dan berkelanjutan. Komitmen tersebut semakin nyata melalui sinergi kuat antaralembaga negara, pemerintah daerah, dan organisasi kemanusiaan yang secara aktifmenghadirkan layanan psikososial berkualitas di wilayah terdampak bencana di Sumatra, sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga masa depan anak-anak Indonesia. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak...
- Advertisement -

Baca berita yang ini