Tak Ada Izin, Konser Dewa 19 All Stars di Surabaya Batal

Baca Juga

MINEWS.ID, SURABAYA – Tak kantongi izin, Konser Dewa 19 All Stars “Hadapi Dengan Senyuman” akhirnya batal digelar di Grand City, Surabaya Minggu malam (10 Maret 2019).

Rencananya dalam konser tersebut akan menampilkan para musisi yang juga personel Dewa 19, vokalis Indonesia Idol Virzha, Ari Lasso, Judika, Mulan Jameela, serta kedua anak Ahmad Dhani Al dan Dul. Pihak panitia menjual tiket seharga Rp 200 ribu. “Permasalahan utama gagalnya konser adalah soal perizinan yang belum lengkap dari penyelenggara,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Minggu malam.

Rudi juga membantah bahwa gagalnya konser tersebut terkait dengan Ahmad Dhani dan hadirnya calon wakil presiden no 2 Sandiaga Uno. Menurut dia itu murni karena administrasi perizinan. Dimana ada beberapa syarat administrasi yang belum dilengkapi. “Sehingga kepolisian belum mengeluarkan izin untuk kegiatan konser ini,” ujar Rudi.

Sementara itu, Ketua Panitia Konser, Didik Darmadi, menyatakan pihaknya meminta maaf terhadap publik karena persoalan perizinan konser batal digelar malam ini. Padahal rencana dari awal sudah baik. “Kami minta maaf belum bisa melengkapi semua perizinannya, sehingga kepolisian tidak memberikan izin konser pada malam ini,” ujar Didik.

Ia juga menjamin masalah tiket. ”Mulai besok bisa direfund atau diambil langsung di kantor WIKI WAE Organizer di Giant Margorejo,” katanya.

Tiket konser yang akan menghadirkan artis-artis Republik Cinta Management (RCM) sudah terjual lebih dari 400 tiket. Bahkan Didik memperkirakan jika 1.500 tiket terjual.

Para penonton yang sudah membeli tiket seharga Rp 200 ribu harus menelan kekecewaan. Sebab, pada akhirnya konser ditunda hingga sepekan ke depan. Bahkan konser tersebut terancam batal digelar jika venue di Grand City Surabaya tersebut sudah dibooking pihak lain di pekan depan.

Konser solidaritas bertajuk “Hadapi dengan Senyuman’ itu akan digelar di Grand City Surabaya pada Minggu (10/3/2019) pulul 19.00 WIB. Namun 2 jam sebelum konser digelar, ratusan aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi konser untuk mempertanyakan soal perizinan.

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Pembangunan di Papua Sebagai Amanat Undang-Undang

Pemerintah Indonesia telah mengintensifkan upaya pembangunan di Papua sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang telah diperbarui...
- Advertisement -

Baca berita yang ini