Syukur, Pasien Covid-19 Klaster Secapa AD Sisa 71 Orang

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jumlah pasien positif Covid-19 dari klaster Sekolah Calon Perwira (Secapa) Angkatan Darat, Bandung, kini tersisa 7 orang, dari awalnya yang mencapai 1.308 kasus.

Penurunan angka kasus terus terjadi. Terbaru, 21 orang dinyatakan sembuh dari virus corona.

“Hasil Lab PCR dari swab lanjutan pasien di Secapa AD sejak Jumat 7 Agustus sampai dengan pagi ini Sabtu 8 Agustus, ada 21 pasien lagi yang dinyatakan negatif,” kata Kepala Dinas Penerangan AD, Brigjen Nefra Firdaus dalam keterangannya, Sabtu 8 Agustus 2020.

“Jadi dari total 1.308 pasien positif Covid-19 di Secapa AD, pada pagi ini sudah berkurang 1.237 orang atau 94.6 persen sudah menjadi negatif. Dan pasien positif menyisakan 71 orang atau 5,4 persen,” ujarnya menambahkan.

Selain itu, untuk metode penyembuhan dengan donor plasma darah sudah dilakukan oleh tiga perwira mantan Secapa AD di RSPAD.

“Total mantan Perwira Secapa AD pen-Donor Terapi Plasma Convalesence sampai dengan pagi ini MASIH berjumlah 43 orang, namun proses screening gelombang berikut-nya masih terus berjalan,” kata Nefra.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini