Swab Antigen di Suramadu Dinilai Diskriminasi, Ratusan Warga Madura Tuntut Wali Kota Surabaya

Baca Juga

MATA INDONESIA, SURABAYA – Ratusan warga Madura yang diberi nama Koalisi Masyarakat Madura Bersatu menuntut Wali Kota Surabaya menghapuskan tes antigen di Jembatan Suramadu. Mereka mendatangi Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin 21 Juni 2021 sekitar pukul 11.45 WIB.

Setelah mereka tiba di Balai Kota Surabaya, di Jalan Wali Kota Mustajab, di antara peserta unjuk rasa berteriak tes antigen di Suramadu merugikan warga Madura.

Jubir Koalisi Masyarakat Madura Bersatu, Ahmad Annur menyatakan penyekatan di Suramadu adalah keputusan tebang pilih.

“Apa iya Covid19 hanya menjangkiti orang yang bepergian dan melintas Suramadu?” katanya.

Dia memintah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkoordinasi dahulu dengan pimpinan daerah lain sebelum membuat kebijakan.

Ahmad Annur menegaskan untuk memutus mata rantai Covid19 harus diatur memlalui kebijakan kolaboratif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini