Suzzanna Rancang Makamnya Sendiri Ketika Masih Hidup

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Meninggalnya sang ratu horor Indonesia, Suzzanna memang mengejutkan, pasalnya, banyak kabar menyebutkan bahwa dirinya meninggal tidak wajar karena sempat ditutup-tutupi oleh sang suami Clift Sangra.

Namun, akhirnya sang suami mengungkap teka-teki yang menjadi misteri selama ini. Sosok Suzanna memang sudah begitu terkenal do zamannya, namun, ternyata dalam kehidupannya ia menjadi sosok yang tertutup dan misterius.

Bahkan di akhir hayatnya, publik masih dibuat penasaran soal teka-teki makam Suzanna. Sekilas makam Suzanna memang terbilang paling besar di antara makam yang lain.

Hal ini dikarenakan Suzanna dimakamkan dalam satu liang lahat bersama sang putra, Ari Adrianus dan kakaknya Irene Beatrix Van Osch.

Sang suami mengungkap, sebelum meninggal dirinya diberikan beberapa wasiat. Salah satunya Suzanna meminta agar ketika ia meninggal dunia, pemakamannya harus berlangsung secara tertutup.

Selain itu rupanya ada satu wasiat lagi yang akhirnya menjadi jawaban atas teka-teki makam Suzanna tanpa adanya tanggal kematiannya.

Siapa sangka, dua tahun sebelum Suzanna meninggal dunia, sang artis telah meminta dibuatkan makam oleh sang suami.

Bahkan artis bernama lengkap Suzzanna Martha Frederika van Osch ini menuliskan sendiri rancangan makam untuknya nanti. “Dua tahun sebelum Suzanna meninggal, itu makam sudah dibangun,” katanya.

Permintaan Suzanna dua tahun sebelum meninggal, dirinya mau di atas makamnya ada keramik warna coklelat, di bawahnya batu-batu kali. “Minta tolong bikinin kuburan buat saya seperti ini,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini