Sultan! Ini Alasan Crazy Rich Grobogan Bangun Jalan Sendiri Hingga Miliaran Rupiah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Aksi Crazy Rich asal Kabupaten Grobogan membuat banyak orang salut. Sebab rela mengeluarkan dana sampai Rp 2,8 Miliar untuk memperbaiki jalan yang rusak sepanjang 1,8 km dengan lebar 4,5 meter.

Crazy Rich Joko Suranto, diketahui merupakan warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ia memperbaiki jalan di kampung halamannya Desa Jetis, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan dengan dana pribadinya sendiri.

Pengusaha properti asal Grobogan ini mengaku kesulitan saat pulang kampung. Joko kesal dengan jalan di desanya yang sudah 20 tahun rusak dan tak kunjung mendapat perbaikan secara maksimal.

Saat hujan tiba, seringkali banyak warga yang terjatuh disana akibat jalan yang tidak layak dan banyaknya lubang.

Kakak Joko bernama Suharsanik pun buka suara. Meski jalan tersebut seharusnya menjadi tanggungjawab pemerintah daerah, adiknya memiliki rasa prihatin dan nekat memperbaiki jalan dengan uang pribadinya sendiri agar perekonomian warga tidak terganggu dan tidak lagi menimbulkan korban.

Kini, jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Welahan, Desa Jetis dan Desa Ngampu tengah dicor. Joko Suranto berharap pembangunan jalan ini akan rampung sebelum lebaran, sehingga warga bisa menikmati jalan tersebut dengan rasa aman dan nyaman.

Reporter: Dhea Salsabila

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Indonesia-Singapura dan Jalan Baru Kemitraan Investasi Strategis

Oleh: Ferry Permahadi)*Hubungan Indonesia dan Singapura selama beberapa dekade telah berkembangmenjadi salah satu kemitraan bilateral paling penting di kawasan Asia Tenggara. Selain karena kedekatan geografis, intensitas kerja sama yang terus meningkat juga menjadikan kedua negara memiliki kepentingan strategis untuk memperkuatkolaborasi jangka panjang.Di tengah dinamika ekonomi global yang dipenuhi ketidakpastian, penguatankemitraan bertujuan untuk membangun ekosistem investasi, perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap kesepakatan strategis yang dihasilkan memiliki arti penting bagiarah pertumbuhan ekonomi kawasan.Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura memasuki fase baru yang lebih konkret melalui berbagai kesepakatan yang dihasilkan dalam Leaders' Retreat bersama Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong. Menurutnya, pertemuan tersebut menghasilkan puluhan kerja sama strategisyang mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, investasi, energi, pertahanan, hingga pengembangan sumber daya manusia.Ia memandang bahwa hubungan kedua negara bukan hanya menjaga komunikasidiplomatik, tetapi diarahkan untuk menghasilkan implementasi nyata yang mampumemperkuat daya saing ekonomi nasional. Berbagai kesepakatan yang dicapaimenunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjawab tantangan global melaluikolaborasi yang saling menguntungkan.Presiden Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia memandang Singapura sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonominasional. Kepercayaan yang terus terbangun selama bertahun-tahun menjadi modal kuat untuk memperluas kerja sama pada sektor-sektor baru yang memiliki nilaitambah tinggi.Komitmen tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia usaha dan investor internasional. Sebab, ketika hubungan antarnegara dibangun di atas kepercayaandan kepastian kerja sama, iklim investasi akan menjadi lebih kondusif sehinggamampu mendorong masuknya modal baru yang mendukung penciptaan lapangankerja.Bagi Indonesia, kerja sama investasi bukan sekadar menghadirkan aliran modal, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi, peningkatan kapasitas sumber dayamanusia, serta pengembangan industri bernilai tambah. Sebaliknya, bagi Singapura, Indonesia menawarkan pasar yang besar dan peluang investasi jangka panjang.Pandangan serupa disampaikan Perdana Menteri...
- Advertisement -

Baca berita yang ini