Soal Adu Mulut dengan Lindelof, Begini Kata Fernandes

Baca Juga

MATA INDONESIA, COLOGNE – Victor Lindelof dan Bruno Fernandes terekam kamera televisi adu mulut usai gawan Manchester United kebobolan. Apa yang sebenarnya terjadi?

MU tersingkir di semifinal Liga Europa setelah ditaklukkan Sevilla 1-2, Senin 17 Agustus 2020 dini hari WIB di Rhein Energie Stadium. Setan Merah sempat unggul lebih dulu berkat gol penalti Fernandes.

Sevilla bisa menyamakan skor melalui gol Suso sebelum akhirnya sontekan Luuk de Jong di menit ke-78 membawa tim ashan Julen Lopetegui lolos ke final.

Usai gol De Jong, tampak Lindelof dan Fernandes adu mulut. Sepertinya Fernandes menyalahkan Lindelof atas terciptanya gol kedua Sevilla tersebut. Fernandes menegaskan, tidak ada masalah dengan Lindelof. Menurt dia, hal itu biasa terjadi dalam pertandingan.

“Saya rasa itu normal. Ketika Anda kebobolan di 10 menit terakhir, semua orang pasti marah. Ini bukan soal saya dan Victor, ini tentang semua orang. Apa yang terjadi antara saya dan Victor tak penting. Dalam sepak bola itu biasa terjadi,” ujar Fernandes, dikutip dari Sky Sports, Senin 17 Agustus 2020.

“Akan ada banyak lagi hal seperti ini terjadi dengan tim lain. Kami harus melihat kesalahan yang dilakukan semuanya, menatap ke depan agar bisa lebih baik lagi di pertandingan berikutnya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini