Siapkan 390 Dosis, BIN Gelar Vaksinasi untuk Paa Seniman di Kulonprogo

Baca Juga

MATA INDONESIA, KULONPROGO – Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah Istimewa Yogyakarta atau Binda DIY kembali menggelar vaksinasi di Kulonprogo. Kegiatan kali ini menyasar para seniman tradisi dan lanjut usia dan dipusatkan di Kalurahan Cerme, Panjatan Kulonprogo. Kegiatan ini berlangsung dari 9 Desember hingga 11 Desember 2021.

“Untuk wilayah Cerme menyiapkan sebanyak 150 dosis untuk vaksinasi tahap pertama dan 240 dosis untuk vaksinasi tahap kedua. Kami terus genjot upaya percepatan vaksinasi agar tercipta herd immunity di akhir tahun 2021,” ujar Koordinator Vaksin Covid-19 Binda DIY wilayah Kulonprogo, Wury Atmaja, dikutip Minggu 12 Desember 2021.

Tak hanya terpusat di balai kalurahan, vaksinasi juga berlangsung secara door to door. Sistem jemput bola ini mendatangi langsung kediaman calon penerima vaksin. Khususnya yang kesulitan menuju lokasi vaksinasi terpusat.

“Segala upaya akan terus kami lakukan termasuk dengan door to door. Kalau warga kesulitan maka kami datangi rumahnya,” katanya.

Dukuh VIII Cerme Suyono mengaku senang dengan adanya kegiatan vaksinasi. Terlebih para tenaga kesehatan yang bertugas juga melakukan vaksinasi secara door to door. Sehingga para lansia yang mengalami keterbatasan fisik bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

Lebih dari itu, Suyono juga mengapresiasi langkah Binda DIY dengan menyasar kalangan seniman. Sebab, di wilayah Padukuhan Cerme sendiri banyak anak muda yang aktif. Khususnya dalam kegiatan seni jathilan.

“Di wilayah kami setidaknya ada 25 pemain jathilan dan sekarang sudah mendapatkan vaksin. Dengan sudah tervaksin harapannya mereka bisa pentas dan tampil ke publik, karena sebelumnya sempat vakum lama akibat pandemi,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini