Siap-siap, SBY akan Temui Jokowi Agustus Ini

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Pertemuan besar tokoh politik Tanah Air akan segera kembali terjadi. Kali ini, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana menemui Presiden Joko Widodo pada awal Agustus mendatang.

Kabar rencana pertemuan ini disampaikan Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan yang berkata SBY berniat untuk membangun komunikasi di tengah kondisi politik terkini di Indonesia.

Syarief menjelaskan, tak hanya Jokowi, SBY juga berencana menemui seluruh pimpinan parpol untuk membangun hubungan baik pasca Pilpres 2019.

“Sedikit banyaknya ada kebersamaan dan itu adalah ciri khas dari pada politik Indonesia,” ujar Syarief di Jakarta, Sabtu 27 Juli 2019.

Namun, Syarief enggan menyebut tanggal pastinya pertemuan dua Presiden RI tersebut akan terjadi. Ia hanya berkata pihaknya hanya mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan yang lain.

Berita Terbaru

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Ciptakan Papua yang Aman

Oleh: Yohanis Kambuaya*Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua dalam beberapawaktu terakhir menunjukkan kondisi yang relatif stabil dan terkendali. Stabilitas inimenjadi indikator penting bahwa berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintahdaerah, aparat keamanan, serta masyarakat telah berjalan dalam satu arah yang sama, yakni menjaga ruang sosial tetap kondusif. Dalam konteks Papua yang memiliki keragaman sosial, budaya, dan geografis yang kompleks, terjaganyakeamanan bukan hanya soal absennya konflik, tetapi juga tentang hadirnya rasa aman yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan bahwa komitmenmenjaga stabilitas telah dibangun melalui koordinasi lintas sektor yang konsisten. Ia menilai bahwa penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan aparatkeamanan menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap potensi gangguan dapatdiantisipasi sejak dini. Menurutnya, stabilitas yang terjaga saat ini merupakan hasildari perencanaan yang matang dan kerja bersama yang berkelanjutan, sehinggamasyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang tanpa rasa khawatirterhadap gangguan keamanan.Sejalan dengan itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare, menyampaikanbahwa situasi kamtibmas di wilayahnya menunjukkan tren yang semakin terkendalidibandingkan periode sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa pendekatan preventifmelalui patroli rutin, pengamanan wilayah strategis, serta interaksi langsung denganmasyarakat menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas. Selain itu, pendekatanhumanis yang diterapkan oleh aparat kepolisian dinilai mampu membangunkepercayaan publik, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi objek pengamanan, tetapi juga mitra aktif dalam menjaga ketertiban.Pandangan dari unsur legislatif juga memperkuat gambaran tersebut. Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, menyampaikan bahwa kondisi aman dan damaiyang dirasakan masyarakat merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh elemen. Ia menekankan bahwa nilai toleransi yang tinggi di Papua menjadi salah satu faktorutama dalam menjaga harmoni sosial. Hubungan antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat yang berjalan dengan baik menunjukkan bahwamasyarakat Papua memiliki modal sosial yang kuat dalam menghadapi berbagaidinamika yang ada.Sekretaris Daerah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini