Seru, Cerita Anies Baswedan Tercebur ke Got

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Maksud hati ingin menyapa warga, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tercebur ke got di kawasan Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara Sabtu siang 11 September 2021.

Anies mengungkapkan perasaannya tercebur got melalui akun twitter @aniesbaswedan, Minggu 12 September 2021. Ia merasa pengalaman ini bagian dari kunjungannya yang seru saat meninjau vaksinasi warga.

Anies juga menceritakan momen setelah tercebur ke got, saat memakai sandal jepit, tak lama kemudian malah putus. Ia pun terpaksa berjalan tanpa alas kaki untuk beberapa saat.

Saat Anies Baswedan Tercebur Got
Saat Anies Baswedan Tercebur Got

“Perjalanan seru tadi di Sentra Vaksinasi Tanah Merah. Kecebur got, ganti sandal jepit. Eh, sandalnya putus. Sempat nyeker sampai dapat sepatu pinjaman:,” ungkap Anies.

Terperosok ke got tak menurunkan semangat Anies untuk melanjutkan kunjungan kerjanya. Ia tetap melanjutkan pemantauan vaksinasi Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) di Kemayoran.

Di lokasi ini, Anies bertemu salah seorang pengurus Bamus yang biasa dipanggil Mpok Ache Nurseha. Dalam tautan video yang diunggah, Anies terlihat bercanda gurau dengan Mpok Ache.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini