Senegal Juara, Ini Daftar Lengkap Pemenang Piala Afrika

Baca Juga

MATA INDONESIA, YAOUNDE – Senegal meraih gelar juara Piala Afrika perdananya usai mengalahkan Mesir. Senegal menjadi negara ke-15 yang menjadi juara.

Senegal mengalahkan Mesir dalam drama adu penalti 4-2 (0-0), Senin 7 Februari 2022 dini hari WIB. Dua dari empat penendang penalti Mesir gagal, sementara di kubu Senegal hanya satu penendang.

Di edisi sebelumnya, Senegal harus puas menjadi runner-up. Kini, Sadio Mane dkk., berhasil mencicipi trofi pertamanya bersama Senegal.

Dilihat dari sejarah, Mesir menjadi negara paling sukses dengan meraih tujuh gelar Piala Afrika. Di posisi kedua ada Kamerun dengan lima trofi, sementara Ghana di tempat ketiga dengan empat trofi.

Daftar juara Piala Afrika

Mesir: 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, 2010
Kamerun: 1984, 1988, 2000, 2002, 2017
Ghana: 1963, 1965, 1978, 1982
Nigeria: 1980, 1994, 2013
Pantai Gading: 1992, 2013
Aljazair: 1990, 2019
Republik Demokratik Kongo: 1968, 1974
Ethiopia: 1962
Sudan: 1970
Kongo: 1972
Maroko: 1976
Afrika Selatan: 1996
Tunisia: 2004
Zambia: 2012
Senegal: 2021

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Moratorium SPPG dan Komitmen Menjaga Keberlanjutan Program Gizi Nasional

Oleh : Antonius UtomoKeputusan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberlakukan moratorium pembangunan dan pendaftaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) barumemunculkan beragam respons di tengah masyarakat. Sebagian pihak menilai kebijakantersebut sebagai langkah yang berpotensi memperlambat perluasan Program Makan BergiziGratis (MBG), sementara sebagian lainnya melihatnya sebagai upaya strategis untukmemperkuat fondasi program sebelum dilakukan ekspansi lebih lanjut. Di tengah berbagaipandangan tersebut, satu hal yang perlu dipahami adalah bahwa moratorium bukanlahpenghentian program, melainkan bagian dari proses evaluasi guna memastikan keberlanjutandan kualitas layanan gizi nasional.Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitassumber daya manusia Indonesia. Sejak diluncurkan, program ini terus mengalami perluasancakupan dengan dukungan ribuan SPPG yang tersebar di berbagai daerah. Bahkan, BGN mencatat pembangunan puluhan ribu SPPG dalam kurun waktu yang relatif singkat sebagaibentuk percepatan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya peserta didik dan kelompok rentan. Di saat yang sama, skala program yang semakin besar menuntut adanyasistem tata kelola yang semakin kuat dan terukur.Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Trenggono menegaskan bahwa moratorium...
- Advertisement -

Baca berita yang ini