Seminggu Hilang di Laut Maluku, Kapal TNI Bermuatan Avtur Akhirnya Ditemukan, Kondisinya Mengenaskan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kapal milik TNI yang membawa 25 drum avtur yang dinyatakan hilang di Laut Malukuk sejak akhir pekan lalu akhirnya ditemukan.

Saat ditemukan, muatam avtur tinggal tersisa 8 drum dan pakaian dinas TNI di laut. Warga Desa Ohiil, Pulau Tayandu, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku menemukan 8 drum avtur dan pakian dinas TNI di perairan Pulau Tayando.

Selain barang-barang itu, warga juga menemukan penutup dek kapal, kursi, dan tas milik ABK. “Ya betul milik anggota,” kata Kabasarnas Ambon, Muslimin, soal PDH yang ditemukan, Rabu 22 Januari 2020.

Dari temuan ini, pencarian kapal Panji Saputra akan difokuskan di perairan Pulau Tayando. Hingga Rabu siang ini, belum ada temuan baru.

“Saat ini belum ada ditemukan sampai pencarian yang dilakukan mengunakan pesawat CN milik TNI AL hingga siang tadi masih nihil. Jadi sekarang kita akan fokus untuk menyisir seputran perairan Tayando. Hari ini yang dikerahkan ke lokasi 2,” ujarnya.

Kapal yang hilang ini bertolak dari Ambon pada 7 Januari dengan tujuan Saumlaki. Kapal ini mengantar avtur dukungan bahan bakar untuk tugas TNI. Seharusnya kapal tiba di Saumlaki pada 11 Januari. Tim Basarnas Ambon sudah berkoordinasi dengan pos SAR yang berada di Banda, Tual, dan Saumlaki.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

UU Cipta Kerja Kuatkan Fundamental Ekonomi Nasional

Undang-Undang (UU) Cipta Kerja merupakan salah satu kebijakan penting pemerintah dalam memajukan perekonomian nasional. Undang-undang ini bertujuan untuk menciptakan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini