SEMA PTKIN Siap Kawal Terciptanya Pemilu yang Damai

Baca Juga

Mata Indonesia, Bandung – Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SEMA PTKIN) se-Indonesia menggelar kegiatan Pekan Legislator Muda Nasional dengan tema “Meningkatkan Partisipasi Generasi Muda dalam menguatkan Demokrasi” yang bertempat di UIN Bandung pada tanggal 26 – 27 Januari 2024.


Kegiatan yang dihadiri oleh Anggota Legislatif Mahasiswa dari berbagai kampus se Indonesia ini membawa output menciptakan Legislator Muda yang aktif dan progresif serta berperan penting dalam mengawal Demokrasi.


Korpus SEMA PTKIN, Ach Musthafa Roja’ dalam sambutannya menyampaikan bahwa Mahasiswa harus terlibat aktif dalam mengawal Demokrasi, khususnya dalam momentum Pemilu seperti saat ini SEMA PTKIN harus menjadi agent dalam menciptakan Pemilu yang Damai tanpa fitnah dan hoax.


“Saya harap SEMA PTKIN tetap setia pada idealisme Mahasiswa, kita tidak sedang mendukung atau menjadi partisipan dari salah satu Paslon, yang harus kita jaga dan juga kawal adalah bagaimana proses Pemilu 2024 ini terlaksana secara damai dan harmonis dengan tetap mengedepankan asas Jujur dan Adil” Ujarnya.


Menjelang Pilpres 2024, netralitas aparat pertahanan dan keamanan dalam Pemilu 2024 dikhawatirkan publik. Namun Korpus SEMA PTKIN yakin dan percaya bahwa aparat negara tetap menjaga netralitas dalam Pelaksanaan Pemilu.


“Kita optimis Aparat Polri akan bekerja dengan baik dalam mengamankan proses Demokrasi ini dan tentu akan mampu menjaga netralitas sebagai aparat negara, kita jangan terjebak pada asumsi yang berkembang, tugas kita sebagai anak muda adalah mengawal proses Pemilu ini berjalan dengan Damai, percayakan kepada aparat dan penyelenggara Pemilu bahwa mereka akan bekerja dengan sebaik baiknya” Pungkasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Soal Wacana Hak Angket Bongkar Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, Pakar Politik: Itu Tantangan Besar!

Mata Indonesia, Sleman - Usulan terkini untuk DPR mempertimbangkan hak angket guna menyelidiki potensi kecurangan dalam Pemilu 2024 semakin mendapatkan dukungan. Arya Budi, Pakar Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), menyatakan bahwa rencana tersebut memiliki kemungkinan untuk direalisasikan dalam teori.
- Advertisement -

Baca berita yang ini