Selain Van de Beek, Solskjaer Minta Tiga Pemain Baru Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, MANCHESTER – Manchester United selangkah lagi mendatangkan Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam. Ole Gunnar Solskjaer belum puas dan meminta setidaknya tiga pemain lagi.

MU selangkah lagi mendapatkan van de Beek dengan nilai transfer 40 juta Poundsterling. Pemain berusia 23 tahun akan menjalani tes medis sebelum merampungkan kepindahannya ke Old Trafford.

Setan Merah akan tampil di Liga Champions musim depan. Solskjaer membutuhkan setidaknya tiga pemain lagi karena kompetisi dan jadwal yang semakin padat.

Satu nama yang masih dikaitkan dengan MU adalah Jadon Sancho meski Dortmund menyatakan pemain asal Inggris itu akan bertahan. Pasalnya, Manchester Merah tak sanggup memenuhi harga yang dipatok Dortmund beberapa waktu lalu.

Diberitakan Mirror, Solskjaer sepertinya tak ingin lagi mendapatkan Sancho. Pelatih asal Norwegia mengincar bek tengah, sayap kanan, dan penyerang tengah. Sebelumnya, Solskjaer akan melepas dua pemain, Jesse Lingard dan Andreas Pereira untuk mendapatkan dana segar.

Satu nama bek tengah yang disebut menjadi incaran MU adalah Dayot Upamecano dari RB Leipzig. Solskjaer ingin menduetkannya dengan Harry Maguire di jantung pertahanan. Solskjaer juga mencari pelapis Mason Greenwood dan Odion Ighalo yang penampilannya menurun jelang akhir musim 2019/20.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini