Saran Akbar Tanjung untuk Jokowi dan Prabowo Pasca Pilpres 2019

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menyarankan agar Joko Widodo sebagai capres petahana melakukan pertemuan untuk rekonsiliasi dengan Prabowo Subianto.

Namun, Akbar menilai rekonsiliasi tersebut tak tepat bila dilakukan dalam waktu dekat. Menurutnya waktu yang paling tepat adalah setelah pengumuman resmi dari KPU mengenai hasil Pilpres 2019, 22 Mei mendatang.

“Hasil KPU akan menjadi basis bagi upaya rekonsiliasi. Harus ada semangat untuk melakukan itu,” ujar Akbar di Jakarta, Sabtu 11 Mei 2019.

Dalam kondisi saat ini, menurut Akbar belum ada alasan kuat keduanya harus bertemu. Namun, jika hasil sudah diumumkan, maka itu menjadi momen yang tepat untuk kembali merangkul.

“Kalau kita menghormati lembaga KPU ya tentu harus itulah menjadi sebagai acuan kita untuk melakukan upaya konsolidasi atau pendekatan. Kalau tidak melalui apa coba,” kata Akbar.

Mantan Ketua DPR ini menambahkan, waktu penghitungan suara juga sudah menjadi kesepakatan kedua belah pihak yang mengikuti Pilpres 2019 serta mengikat dalam Undang-Undang.

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini