Sah, Muhammad Ikhsan Darwis Dilantik Jadi Ketua BPD HIPMI NTT

Baca Juga

MATA INDONESIA, KUPANG – Polemik yang membayangi pemilihan Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya tuntas. Pada musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) XIII, semua anggota HIPMI NTT menyatukan suara memilih Muhammad Ikhsan Darwis sebagai Ketua Umum BPD HIPMI NTT untuk periode 2022-2025.

Ketua Organizing Committee Indhi Naida pun menyampaikan terima kasih atas partisipasi semua anggota HIPMI NTT yang ikut menyukseskan acara pelantikan Ketua Umum BPP HIPMI NTT.

“Selama 5 bulan ditugaskan dari HIPMI pusat untuk menjadi caretaker dan keliling 22 kabupaten hingga hari ini semua kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya dalam sambutannya di Hotel Aston Kupang, Selasa 22 Februari 2022.

Sementara Muhammad Ikhsan Darwis mengatakan bahwa sebagai Ketua Umum BPD HIPMI NTT yang baru, ia dihadapkan dengan kondisi sulit karena saat ini sedang berlangsung pandemi Covid-19. Namun, ia meyakini semua anggota HIPMI NTT akan bahu-membahu menjalan tugas dan tanggung jawab yang diberikan sebaik-baiknya.

Ia juga mengungkapkan bahwa NTT adalah daerah yang keindahan alamnya diakui Indonesia dan dunia.

“Kita juga miliki sumber daya alam yang melimpah, tapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Untuk itu atas izin pemprov NTT, HIPMI NTT diberikan kesempatan untuk memajukan NTT,” katanya.

Ia juga meminta agar Munas HIPMI XVII yang akan digelar pada 17 September 2022 nanti dilaksanakan di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Selanjutnya Ketua DPP HIPMI Mardani H. Maming mengatakan bahwa untuk mengubah suatu bangsa atau daerah, anak muda nya harus didorong untuk menjadi pengusaha, salah satunya lewat HIPMI. Karena sudah hampir 50 tahun, HIPMI sudah melahirkan banyak orang besar, termasuk 4 menteri dalam kabinet Jokowi saat ini.

“HIPMI akan jadi organisasi yang sangat berperan penting dalam pemilu 2024 karena suara anak muda akan lebih dominan dari suara orang tua karena akibat lonjakan bonus demografi,” ujarnya.

Ia pun berharap HIPMI NTT bekerja sama dengan Pemprov NTT untuk memajukan perikanan dan pariwisata di NTT.

“Keinginan HIPMI NTT untuk menjadi Labuan Bajo sebagai tuan rumah Munas HIPMI XVII akan disampaikan kepada pengurus pusat,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini