MATA INDONESIA, JAKARTA-Kemendikbud Ristek tengah menjadi sorotan, terkait rencana renovasi ruang rapat dan ruang kerja Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi, Nadiem Makarim, yang bakal menghabiskan anggaran Rp5 miliar.
Plt Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat, Anang Ristanto, mengatakan renovasi ini dilakukan dilakukan pada keseluruhan lantai dua Gedung A.
“Renovasi yang dilakukan pada keseluruhan lantai 2 Gedung A Kemendikbudristek merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2021 yang mengamanatkan penggabungan unsur Riset dan Teknologi ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” katanya, Jumat 10 September 2021.
Penggabungan dua kementerian yang sebelumnya terpisah, kata dia, menyebabkan perubahan struktur organisasi dan penambahan Pimpinan Tinggi Madya/pejabat Eselon I Staf Ahli Menteri sebanyak lima orang.
“Renovasi dilakukan untuk menyiapkan ruangan bagi para pejabat baru beserta tim kerjanya, sekretariat tata usaha pimpinan, ruang kerja Staf Khusus Menteri, serta ruangan Menteri,” katanya.
Selain itu, sambung Anang, kebutuhan renovasi untuk menghadirkan lingkungan kerja yang aman dan sesuai dengan protokol kesehatan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi berencana merenovasi ruang kerja Mendikbud Ristek Nadiem Makarim. Total biaya renovasi yang dikeluarkan sebesar Rp 5 miliar lebih.
Hal ini terungkap dari situs lpse.kemdikbud.go.id. Dalam situs itu, disebutkan penataan ruang kerja dan ruang rapat gedung A. Nilai pagu paket sebesar Rp 6.500.000.000 dan Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp5.391.858.505. Satuan kerja dalam hal ini adalah biro umum dan pengadaan barang dan jasa.
Rencannya, bagian ruangan yang akan direnovasi. Di antaranya ruang private atau ruang Nadiem, semi private, ruang public dan service.