Rossa dan Yosi ‘Project Pop’ Juga Terseret Kasus DNA Pro

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Makin banyak publik figur yang terkait kasus trading DNA Pro. Kali ini giliran Rossa dan Yosi ‘Project Pop’ yang dipanggil polisi.

Rossa sejatinya dipanggil pada Senin 18 April 2022, tapi ditunda karena satu dan lain hal. Rossa meminta pemeriksaan terhadap dirinya dijadwal ulang.

“Hari ini harusnya R, Rossa (diperiksa). Minta jadwal ulang. Iya (DNA Pro), sebagai saksi,” ujar Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Sementara itu, polisi belum menentukan kapan pastinya Yosi ‘Project Pop’ akan diperiksa terkait kasus trading DNA Pro sebagai saksi.

“Ya dari personel Project Pop,” katanya.

Rossa dan Yosi menambah panjang daftar artis yang dipanggil polisi terkait trading DNA Pro. Sebelumnya sudah ada nama-nama seperti Marcello Tahitoe alias Ello, Billy Syahputra, DJ Una, Rizky Billar dan Lesti Kejora, Ivan Gunawan, dan Virzha.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini