Ridwan Kamil Lagi Cari 100 Milenial untuk Jadi CEO Perusahaan, Ini Syaratnya Gaes!

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kabar baik buat para milenial! Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tengah membuka peluang untuk para anak muda yang tertarik menjadi CEO perusahaan-perusahaan desa di Jawa Barat.

“Hey para milenial, siap jadi CEO perusahaan di desa Jawa Barat? Yuk bergabung menjadi bagian dari Patriot Desa untuk mengabdi dan bekerja bersama-sama masyarakat untuk membangun #DesaJabarJuara,” tulis Ridwan Kamil di akun Instagram miliknya, dikutip Kamis, 9 Mei 2019.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pun menjelaskan mekanismenya. Untuk tahap I, katanya, para Patriot Desa yang terpilih akan ditempatkan di 50 desa yang belum memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Patriot Desa yang merupakan bagian dari program One Village One Company (OVOC), akan menempatkan 100 orang yang terpilih selama satu tahun di 50 desa yang masih belum memiliki BUMDesa yang aktif sebagai Patriot Desa Jawa Barat Angkatan I,” tulisnya.

Diungkapkan Ridwan Kamil, Patriot Desa nantinya bertugas memfasilitasi inisiasi BUMDes dalam aspek penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat.

“Kalau kamu adalah generasi millennials yang punya semangat membangun desa, siapkan dan tunjukkan kreativitas terbaikmu dalam karya tulis esai serta video profil untuk bergabung menjadi Patriot Desa Jawa Barat,” katanya.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini