Resmi Gabung Barcelona, Ada Klausul Gila di Kontrak Lewandowski

Baca Juga

MATA INDONESIA, MUENCHEN – Robert Lewandowski resmi bergabung dengan Barcelona setelah dinyatakan lolos tes medis. Ada klausul gila di kontrak pemain asal Polandia tersebut.

Lewandowski mendapatkan kontrak empat tahun di Barcelona. Artinya, dia akan berusia 37 tahun saat kontraknya habis bersama klub asal Katalunya itu.

Tak hanya durasi kontrak yang cukup panjang untuk pemain berusia 33 tahun, Barcelona juga memasukkan klausul khusus di kontrak Lewandowski, yakni klausul pembelian (buyout clause) senilai 500 juta Euro (7,6 triliun Rupiah).

Artinya, siapa pun klub yang nantinya ingin memboyong Lewandowski sebelum kontraknya habis di 2026, mereka harus menyiapkan uang 500 juta Euro.

“Pemain akan menandatangani kontrak dengan klub [Barcelona] selama empat musim ke depan. Klausul pembelian telah ditetapkan sebesar 500 juta Euro,” bunyi pernyataan Barcelona.

Barcelona mendatangkan Lewandowski dari Bayern Muenchen senilai 50 juta Euro dengan rincian 45 juta Euro biaya pokok dan lima juta Euro dana tambahan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini