Reaksi Pemimpin Dunia Atas Sikap Pendukung Trump yang Mengepung Gedung Kongres

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Para pemimpin dunia terkejut ketika para pendukung Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyerbu gedung Capitol AS –kantor Kongres. Simpatisan Trump ini berencana membatalkan hasil Pilpres AS yang digelar pada 3 November 2020.

Diketahui, wakil Partai Demokrat, Joe Biden tampil sebagai pemenang di ajang Pilpres AS dengan perolehan 306 electoral votes. Sedangkan Trump hanya meraih 232 elektoral votes. Berikut reaksi dari seluruh dunia terkait aksi simpatisan Trump, melansir Reuters:

Sekretaris Jenderal PBB

“Dalam keadaan seperti itu, penting bahwa para pemimpin politik memberi kesan kepada pendukung mereka mengenai perlunya menahan diri dari kekerasan, serta untuk menghormati proses demokrasi dan supremasi hukum,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.

Swedia

“Presiden Trump dan banyak anggota Kongres memikul tanggung jawab yang signifikan atas apa yang sedang terjadi. Proses demokratis dalam memilih presiden harus dihormati,” kata Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven.

Inggris

“Amerika Serikat berdiri untuk demokrasi di seluruh dunia dan itu penting saat ini karena harus ada transfer kekuasaan yang damai dan tertib,” kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Jerman

“Musuh demokrasi akan dihibur dengan adegan kekerasan di Capitol Amerika Serikat. Trump dan pendukungnya harus menerima keputusan pemilih Amerika yang pada akhirnya dan berhenti menginjak-injak demokrasi,” kata Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas.

Australia

“Pemandangan di Washington sangat menyedihkan. Kami mengutuk tindakan kekerasan ini dan menantikan transfer damai pemerintah ke pemerintahan yang baru terpilih dalam tradisi demokrasi Amerika yang hebat,” kata Perdana Menteri Australia, Scott Morrison.

NATO

“Protes kekerasan di Washington sebagai pemandangan yang mengejutkan. (Presiden Trump) harus menghormati hasil pemilihan demokratis AS,” kata Sekretaris Jenderal NATO.

Spanyol

“Saya mengikut dengan perhatian akan berita yang datang dari Capitol Hill di Washington. Saya percaya pada kekuatan demokrasi Amerika. Presiden baru @JoeBiden akan mengatasi ketegangan saat ini. Menyatukan rakyat Amerika,” kata Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez.

Kanada

“Jelas kami prihatin dan kami mengikuti situasi ini dari menit ke menit. Saya pikir lembaga demokrasi Amerika kuat. Semoga semuanya akan kembali normal,” kata Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

“Kanada sangat terkejut dengan situasi yang terjadi di Washington DC. Transisi kekuasaan secara damai adalah fundamental bagi demokrasi. Kami mengikuti perkembangan dengan cermat dan pikiran kami tertuju pada rakyat Amerika,” kata Menteri Luar Negeri Kanada, Francois-Pjilippe Champagne.

Finlandia

“Serangan terhadap Capitol Hill di Washington DC adalah masalah yang sangat serius dan mengkhawatirkan. Ini menunjukkan betapa pentingnya mempertahankan demokrasi dengan tegas dan kuat setiap saat,” kata Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin.

Turki

Kementerian luar negeri Turki mengeluarkan pernyataan yang menyatakan keprihatinan tentang kekerasan dan menyerukan ketenangan dan akal sehat sambil mendesak warganya untuk menghindari keramaian dan area protes.

Prancis

“Kekerasan terhadap institusi Amerika adalah serangan besar terhadap demokrasi. Saya mengutuknya. Keinginan dan suara rakyat Amerika harus dihormati,” kata Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian.

Venezuela

“Venezuela mengungkapkan keprihatinannya atas peristiwa kekerasan yang terjadi di kota Washington, AS; mengutuk polarisasi politik dan berharap rakyat Amerika akan membuka jalan baru menuju stabilitas dan keadilan sosial,” kata Menteri Luar Negeri Venezuela, Jorge Arreaza.

Norwegia

“Ini adalah serangan yang tidak dapat diterima terhadap demokrasi AS. Presiden Trump bertanggung jawab untuk menghentikan ini. Gambar yang menakutkan, dan sulit dipercaya bahwa ini terjadi di Amerika Serikat,” kata Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg.

Irlandia

“Adegan di Washington adalah serangan yang disengaja terhadap demokrasi oleh Presiden yang sedang duduk & pendukungnya, mencoba untuk membatalkan pemilihan yang bebas & adil! Dunia sedang menonton! Kami berharap untuk pemulihan ketenangan,” kata Menteri Luar Negeri Irlandia, Simon Coveney.

Argentina

“Kami mengungkapkan kecaman kami atas tindakan kekerasan yang serius dan penghinaan terhadap Kongres yang terjadi hari ini di Washington DC. Kami percaya bahwa akan ada transisi damai yang menghormati keinginan rakyat dan kami mengungkapkan dukungan terkuat kami untuk Presiden terpilih Joe Biden,” kata Presiden Argentina, Alberto Fernandez.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini