Pujian Datang dari Bang Yos, Sinyal Nasdem Ajak Anies Bergabung?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Pujian diberikan oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kepada Gubernur Anies Baswedan. Hal itu diungkapkannya di kanal YouTube Karni Ilyas.

Bang Yos, sapaan akrabnya menyatakan telah resmi bergabung ke Partai NasDem.

Bang Yos menyebut, NasDem terbuka menerima tokoh yang benar-benar niat bergabung, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “NasDem terbuka, silakan gabung,” kata Bang Yos, Minggu 2 Januari 2022.

Dalam acara bersama Karni Ilyas itu, Bang Yos berkali-kali menyampaikan pujian atas kinerja Anies. Mulai dari JIS hingga integrasi kendaraan umum di Jakarta.

Bang Yos tidak membenarkan ataupun membantah, pujian ke Anies itu adalah sinyal Nasdem ingin mengambil hati mantan Mendikbud itu. Namun, Bang Yos menyebut NasDem akan menerima tokoh muda berpotensi seperti Anies untuk ikut dalam konvensi Capres.

“Enggak apa-apa, silakan saja gabung. Nanti akan ada konvensi, makin banyak yang ikut makin bagus,” kata dia.

Selain itu, terkait peluang Anies maju Capres 2024 lewat NasDem, Bang Yos mengaku belum bisa berkomentar banyak. “Kalau bicara peluang saat ini belum bisa, akhir tahun nanti baru saya busa bucafa peluang dia,” katanya.

Masih dikutip dari kanal Karni Ilyas, Bang Yos mengaku susah mengendalikan nafsu politiknya. Hal itulah yang membuatnya kembali terjun ke dunia politik.

“Karena mantan politisi, jadi sahwat politik itu tidak mudah hilang. Kalau saya diam saja di pojokan saya merasa dosa. Karena itu saya salurkan ke Parpol. Kebetulan Bung Surya Paloh mengajak saya, beliau juga sahabat lama saya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Oleh: Yandi Arya Adinegara )*Kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masihmenjadi pekerjaan rumah besar dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati akses rumah sakit modern, tenaga medis memadai, sertadistribusi obat yang relatif lancar. Di sisi lain, banyak desa masih menghadapiketerbatasan fasilitas kesehatan, minimnya ketersediaan obat, hingga rendahnyaketerjangkauan layanan bagi masyarakat.Dalam konteks inilah, langkah pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes) Merah Putih sebagai simpul layanan kesehatan sekaligus pusat ekonomidesa patut diapresiasi sebagai terobosan strategis dan relevan dengan kebutuhanzaman.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidakhanya dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ujungtombak pelayanan kesehatan masyarakat desa. Setiap koperasi akan dilengkapidengan gerai obat dan klinik kesehatan, sebuah inovasi yang secara langsungmenyasar persoalan klasik: keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari desainkebijakan yang terintegrasi lintas sektor.Selama ini, salah satu persoalan mendasar adalah masih adanya warga desa yang belum terjangkau oleh program jaminan kesehatan nasional. Kehadiran klinik desaberbasis koperasi membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanankesehatan yang lebih dekat, murah, dan mudah diakses. Ferry Juliantonomenekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat desa memperolehjaminan pelayanan kesehatan yang layak, melalui sinergi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.Langkah kolaboratif ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahamanantara Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Kerja sama tersebut tidak hanya bertujuanmemperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini