PT Taspen Buka Lowongan Kerja Bagi Lulusan SMA sampai S2, Buruan Daftar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Lowongan pekerjaan memang saat ini tengah diburu para pelamar di masa pandemi. Pasalnya, tak sedikit dari mereka harus kehilangan pekerjaannya karena wabah virus corona.

Nah, salah satu perusahaan BUMN industri keuangan yang bergerak di bidang asuransi, PT Taspen (Persero) membuka lowongan kerja untuk berbagai posisi. Menariknya, lowongan kerja ini ditawarkan untuk lulusan SMA, D3, S1, S2, hingga mereka yang sudah memiliki pengalaman kerja.

“Jadilah bagian dari PT Taspen yang siap melayani ASN dan Pensiunan di seluruh Indonesia dengan berbagai inovasi layanan terbaik,” demikian dinyatakan di akun media sosial Kementerian BUMN, Senin 28 September 2020.

Bagi yang berminat melamar di lowongan kerja PT Taspen ini, untuk diketahui Perseroan mengurusi asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara. Dengan lingkup pekerjaan itu, tentu pegawai Taspen harus siap ditempatkan di seluruh Indonesia.

Bagi Kamu yang berminat dan memenuhi kualifikasi, lowongan kerja di BUMN PT Taspen ini dibuka hanya sampai Selasa 29 September 2020. Lamaran dan dokumen pendukungnya bisa disampaikan secara online melalui laman rekrutmen.taspen.co.id

Posisi-posisi yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari manajerial hingga posisi officer. Selengkapnya adalah:

General Manager Trainee

Actuary Officer

Investment Officer

Finance and Investment Risk Management Officer

Operational Risk Management Officer

Data Analyst

Business Intelligent analyst

Master Data Developer/ Engineer

Mobile Developer

SAP ABAP Developer

Database Engineer

ELO System Administrator

Junior System Analyst

SAP Basis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini