PSG Permalukan Bayern, Begini Kata Pochettino

Baca Juga

MATA INDONESIA, MUENCHENMauricio Pochettino bisa melakukan apa yang tidak mampu dilakukan eks pelatih PSG, Thomas Tuchel musim lalu: mengalahkan Bayern Muenchen.

Pochettino memimpin PSG mengalahkan juara bertahan Liga Champions, Bayern Muenchen, dengan skor 3-2 pada leg pertama perempatfinal, Kamis 8 April 2021 dini hari WIB di Allianz Arena.

Tiga gol PSG dicetak Kylian Mbappe (2) dan Marquinhos. Sedangkan dua gol Bayern dicetak Erick Choupo-Moting dan Thomas Muller. Musim lalu, Les Parisiens dikalahkan Bayern di final Liga Champions dengan skor 0-1.

Hasil ini memutus tren tak terkalahkan Bayern sejak dilatih Hansi-Flik di Liga Champions. Sebelumnya, Die Bayern mencetatkan 15 kemenangan dan satu imbang.

Pochettino bangga dengan penampilan anak asuhnya. Mengalahkan tim yang sedang on-form bukan perkara mudah apalagi bermain di kandang lawan.

“Saya senang dengan hasil akhir dan sikap tim, dimana mereka sempat berada di situasi sulit melawan tim terbaik di Eropa. Kami harus mengucapkan selamat pada para pemain atas pengorbanan dan kami berharap bisa mengulang penampilan seperti ini di leg kedua,” kata Pochettino, dikutip dari laman resmi UEFA, Kamis 8 April 2021.

“Lebih mudah menjelakan pilihan pemain yang diturunkan ketika Anda menang karena semua orang berpikir pilihan pemain yang dimainkan sudah tepat. Yang perlu disoroti adalah kuatlias para pemain. Mereka banyak melakukan pengorbanan, tapi masih ada leg kedua. Kami tahu pasti akan lebih sulit,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini