Presiden Jokowi Resmikan Tiga Jembatan di Provinsi Banten

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Presiden Jokowi meresmikan tiga jembatan pengganti jembatan callender hamilton dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Banten, pada Senin, (8/1). Ketiga jembatan tersebut adalah Jembatan Cisadane A dan B Kota Tangerang, Jembatan Batu Ceper Kota Tangerang, serta Jembatan Tawing 1 Kabupaten Serang.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini saya resmikan Jembatan Cisadane A dan B, Jembatan Batu Ceper Kota Tangerang, dan Jembatan Tawing 1 Kabupaten Serang,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi memaparkan, di Pulau Jawa terdapat 37 jembatan callender hamilton yang tersebar di beberapa provinsi, yaitu Provinsi Banten ada 3 jembatan, Provinsi Jawa Barat ada 16 jembatan, Provinsi Jawa Tengah ada 9 jembatan, dan Provinsi Jawa Timur ada 9 jembatan. Menurut Presiden, jembatan-jembatan tersebut memiliki usia layanan sudah lebih dari 40 tahun.

“Sehingga memang perlu diganti karena sudah melewati usia layanan dan rentan untuk runtuh apabila ada beban logistik yang terlalu berat,” tutur Presiden.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan, tiga jembatan pengganti callender hamilton di Provinsi Banten tersebut menghabiskan biaya konstruksi sebesar Rp270,5 miliar. Biaya tersebut meliputi Jembatan Cisadane A dan B dengan biaya konstruksi Rp106,7 miliar, Jembatan Batu Ceper dengan biaya konstruksi Rp123,2 miliar, serta Jembatan Tawing 1 dengan biaya konstruksi Rp40,6 miliar.

Presiden Jokowi berharap, penggantian jembatan-jembatan tersebut akan makin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Banten dan sekitarnya. Salah satunya adalah meningkatkan aksesibilitas jalan antarkabupaten dan antarkota di Provinsi Banten.

“Dan melancarkan mobilitas angkutan barang, angkutan orang, angkutan logistik, dan menekan biaya transportasi menjadi semakin efisien,” ungkap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, dan Pj. Wali Kota Tangerang Nurdin.

(BPMI Setpres)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini