Polri Beri Izin Bergulirnya Liga Sepak Bola dengan Evaluasi Ketat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo akhirnya memberi izin bergulirnya kompetisi sepak bola dengan evaluasi ketat.

Hal itu diungkapkan Listyo usai menerima Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali, di Mabes Polri, Kamis 18 Februari 2021.

“Kami akan evaluasi bertahap sehingga penyelenggaraan kegiatan bisa semakin baik,” ujar Listyo.

Hal yang dievaluasi bukan hanya klub dan pemain, tetapi juga suporter masing klub yang diminta menjaga protokol kesehatan dengan baik.

Zainuddin menyampaikan terima kasihnya dengan izin yang diberikan Kapolri tersebut dan mengaku berupaya menjaga komitmen mereka.

Dia mengaku izin tersebut merupakan ujian bagi PSSI dan PT Liga Indonesia Baru untuk mematuhi komitmen.

Menpora seperti dilansir Antaranews mengungkapkan turnamen sepakbola tersebut kemungkinan baru dimulai setelah Idul Fitri tahun ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini