Pogba Tampil Buruk di Timnas Prancis karena MU

Baca Juga

MATA INDONESIA, PARIS – Penampilan buruk Paul Pogba di Manchester United terbawa ke timnas Prancis. Didier Deschamps mengatakan, situasi negatif di klub berdampak pada mental Pogba.

Pogba dicadangkan ketika MU mengalahkan Everton 3-1 akhir pekan lalu. Pasalnya, pemain 27 tahun tampil buruk saat Setan Merah dikalahkan Arsenal 0-1. Gol tunggal Arsenal tercipta melalui tendangan penalti berasal dari pelanggaran yang dilakukan Pogba.

Ole Gunnar Solskjaer belum bisa menemukan posisi terbaik Pogba musim ini. Banyak yang bilang, Pogba tak bisa main bareng Bruno Fernandes. Pogba juga tak cocok main di posisi gelandang bertahan.

Sejauh ini Pogba mencatatkan 11 penampilan dengan mencetak satu gol dan dua assist. Menurunnya performa Pogba terbawa ke skuat Prancis. Saat Les Bleus dikalahkan Finlandia 0-2 di laga persahabatan, Pogba hanya main 57 menit dan diganti pemain lain.

“Dia sedang tidak dalam bentuk terbaiknya, tentu saja. Saya tahu itu sebelum pertandingan. Pertandingan (lawan Finlandia) digunakan untuk memberikan dia sedikit ritme. Dia tahu hanya akan main 60 menit,” ujar Deschamps, dikutip dari Mirror, Sabtu 14 November 2020.

“Sudah jelas, dia sedang tidak dalam periode yang bagus. Sama seperti semua pemain bermasalah di klub yang tidak dalam situasi positif. Mereka bisa terdampak secara mental. Saya tahu Pogba dan hal ini kadang bisa terjadi,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini