PKB dan PAN Mulai Lirik Ridwan Kamil Buat Calon di Pilpres 2024

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat ini memang sedang mencari partai untuk menjadi kendaraan bagi dirinya maju di Pilpres 2024.  

Nah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah bersiap menampung dengan membuka pintu bagi Ridwan Kamil untuk bergabung. Namun, PKB sendiri sudah punya Ketua Umum Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon mengaku tidak ada masalah.

“Janur kuning belum melengkung, silakan saja,” ujar Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Jumat 21 Januari 2022.

PKB pun mengapresiasi sikap Ridwan Kamil yang sudah deklarasi terbuka ingin menjadi calon presiden.

“Saya apresiasi sikap kang RK yang sudah deklarasi dan menyatakan terbuka maju menjadi capres 2024. Meskipun masih memikul amanat sebagai Gubernur Jabar,” kata Jazilul.

PKB terbuka bagi Ridwan Kamil bila igin bergabung, sepanjang selaras dengan cita-cita dan aturan di PKB.

“Mangga Kang (Emil) kalau mau gabung PKB, pintu PKB terbuka kok yang penting selaras dengan cita cita dan aturan di PKB,” ujarnya.

Tak hanya PKB, PAN ternyata juga tertarik untuk mengandeng Ridwan Kamil. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Ridwan Kamil merupakan sahabat dekat. Bahkan dianggap seperti saudara sendiri.

“Ketua Umum PAN, Bang Zulkifli Hasan dan Kang Emil adalah sohib dekat, teman dekat sejak lama. Makanya bagi PAN, Kang Emil kita anggap bukan orang lain, tetapi sudah menjadi saudara sendiri,” ujar Viva.

Viva menuturkan, Zulkifli dan Ridwan juga beberapa kali bertemu dan berdiskusi membicarakan masa depan bangsa. Visi Ridwan juga dinilai cocok dan selaras dengan PAN.

“Makanya menurut saya, Kang Emil merasa at home bersama Bang Zul dan PAN,” ucapnya.

PAN melihat Ridwan Kamil sebagai figur potensial untuk diusung sebagai calon presiden. Namun, apakah PAN akan mengusung Ridwan Kamil harus diputuskan dalam Rakernas.

“Nanti akan diputuskan oleh ketua umum PAN melalui forum Rakernas. Karena dari hasil Rakernas ke 1 PAN, Agustus 2021 lalu, memutuskan bahwa ketua umum PAN diberi kewenangan untuk menentukan langkah-langkah strategis di pilpres,” ujar Viva.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Penguatan Resiliensi Media Dukung Ketahanan Nasional di Ruang Digital

Oleh: Nazira Billa Putri )*Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untukmemperoleh informasi secara cepat dan luas. Di sisi lain, perkembangantersebut juga memunculkan tantangan berupa penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi yang semakin sulit dibedakan dariinformasi yang benar. Dalam situasi seperti ini, penguatan resiliensi media menjadi faktor penting untuk mendukung ketahanan nasional di ruangdigital sekaligus menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam membangunekosistem informasi yang sehat melalui penguatan peran media danpeningkatan kualitas layanan digital. Langkah tersebut menjadi bagiandari strategi nasional untuk memastikan ruang digital Indonesia tetapmenjadi sarana yang aman, produktif, dan mampu memperkuat persatuanbangsa di tengah derasnya arus informasi global.Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasidan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa pers memiliki posisistrategis sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi hoaks dandisinformasi. Menurutnya, media yang menjalankan fungsi jurnalistiksecara profesional menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitasinformasi yang beredar di tengah masyarakat.Fifi menilai kecepatan perkembangan teknologi tidak boleh mengurangikomitmen terhadap akurasi informasi. Karena itu, pemerintah bersamainsan pers memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiapproduk jurnalistik tetap mengedepankan kepentingan publik sertamemberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pendekatan tersebutmenjadi semakin penting ketika ruang digital dipenuhi arus informasi yang bergerak sangat cepat dan tidak seluruhnya melalui proses verifikasi.Pandangan serupa disampaikan Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat,yang menilai pers tetap menjadi kebutuhan penting masyarakat di tengahledakan informasi digital. Menurutnya, informasi kini telah menjadikebutuhan mendasar sehingga masyarakat membutuhkan sumberinformasi yang dapat dipercaya sebagai rujukan dalam memahamiberbagai peristiwa.Di tengah meningkatnya volume informasi, keberadaan media profesionalmenjadi penentu kualitas ruang publik. Media yang mengedepankanprinsip verifikasi, keberimbangan, dan tanggung jawab sosial akanmemperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mengurangi ruang bagiberkembangnya informasi yang menyesatkan.Upaya memperkuat ketahanan informasi juga didukung melalui berbagaiinovasi digital yang dikembangkan pemerintah. Pengakuan internasionalterhadap tiga inovasi Indonesia dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 menjadi bukti bahwa transformasidigital nasional semakin mampu menghadirkan solusi yang bermanfaatbagi masyarakat.Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai pencapaiantersebut menunjukkan kualitas inovasi digital...
- Advertisement -

Baca berita yang ini