Pfizer Ciptakan Obat yang Dapat Mencegah Penderita Covid-19 Semakin Parah

Baca Juga

MATA INDONESIA, WASHINGTON Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) mengizinkan penggunaan pil antivirus untuk mereka yang terinfeksi Covid-19. Obat ini diyakini dapat mencegah penderita semakin parah.

Pfizer menciptakan Paxloid, obat untuk mengobati Covid-19 yang dapat mengurangi risiko penyakit parah hingga mencapai 90 persen. Obat ini telah melalui uji klinis dana man untuk dikonsumsi para pasien Covid-19.

Obat ini dapat dikonsumsi ketika seseorang dinyatakan positif Covid-19, sebelum kondisi mereka cukup parah, termasuk mereka yang berusia di atas 65 tahun, penderita obesitas atau diabetes, mereka yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah, serta anak-anak berusia 12 tahun ke atas dengan risiko tinggi.

Koordinator tanggapan Covid-19 Gedung Putih, Jeff Zients mengatakan pemerintah AS telah membeli 10 juta kursus pengobatan Paxlovid, dengan 265.000 tablet akan tersedia untuk warga AS pada Januari 2022. Pil membutuhkan waktu 6-8 bulan untuk diproduksi, menurut Pfizer.

“Tim Pfizer memiliki pengobatan yang sangat menjanjikan dan sekarang resmi. Sebuah pil yang secara dramatis mengurangi risiko rawat inap dan kematian bagi mereka yang berisiko,” kata Jeff Zients, melansir USA Today, Kamis, 23 Desember 2021.

Antivirus menjadi lebih penting dalam beberapa hari terakhir karena varian Omicron – yang pertama diidentifikasi di negara-negara Afrika selatan, mengambil alih dari Delta.

Dua antibodi monoklonal yang paling sering digunakan, yang juga membantu mencegah orang menjadi sakit parah, diperkirakan tidak efektif melawan Omicron. Meskipun yang ketiga, sotrovimab dari GlaxoSmithKline dan Vir Biotechnology, masih efektif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini