Pesan Pertama Kapolda Baru: Penegakkan Hukum Keras untuk Pencipta Kerumunan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Usai dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Mohammad Fadil Iman mengirim sinyal keras kepada para pencipta kerumunan di Jakarta. Dalam pesan pertamanya sebagai Kapolda Metro, Fadil menyatakan akan mengintervensi sejak dini dengan tegas dan keras pada upaya menciptakan kerumunan.

“Itu yang Saya katakan preventive strike. Semua langkah-langkah, upaya-upaya untuk menimbulkan kerumunan akan kami intervensi dari dini,” ujar Fadil, Jumat 20 November 2020.

Menurut Fadil dalam menghadapi pandemi Covid19, Polda Metro Jaya akan berpegang teguh pada prinsip “keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi” atau sering disebut salus populi suprema lex esto.

Maka siapa saja yang akan menyebabkan keselamatan jiwa masyarakat terganggu akan dilakukan penegakkan hukum yang tegas. Pernyataan itu dua kali diulang oleh Fadil untuk menggambarkan keseriusan Polda Metro Jaya menangani pandemi.

Selain itu, akan melakukan upaya pencegahan yang keras atau disebutnya sebagai preventive strike.

Fadil mengungkapkan menghadapi Pandemi Covid19, Polda Metro Jaya akan mendahuluinya dengan preventive strike setelah itu penegakkan hukum yang keras.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini