Pesan Muhammadiyah ke Kapolri Sigit: Harus Adil dan Jujur

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke kantor PP Muhammadiyah pada Jumat 29 Januari 2021. Sigit ditemani oleh sejumlah perwira tinggi Polri, lalu disambut oleh Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu’ti.

Dalam kunjungannya ke Muhammadiyah, Sigit menyampaikan sejumlah hal, terutama terkait senergitas, persoalan Covid-19, hingga Pam Swakarsa.

Menurut Sigit, selama kunjungannya tersebut, ia mendapat berbagai pesan titipan. Muhammadiyah meminta jenderal bintang empat ini agar mewujudkan Polri yang jujur, adil dan transparan, serta siap menerima kritik.

“Ke depan masih banyak sekali kegiatan-kegiatan yang tentunya bagaimana, tadi kami banyak dapat masukan bagaimana Polri ke depan bisa menjadi Polri yang adil, Polri yang jujur, Polri yang siap untuk dikritik, Polri yang mau transparan dan memang itu menjadi targetkan kita untuk bisa memperbaiki dan kemudian mewujudkan hal-hal yang memang diharapkan dari masyarakat,” kata Sigit.

“Karena kami selalu berangkat dari kodrat kami, dimata masyarakat seperti apa, itu yang akan kami perbaiki,” ujarnya menambahkan.

Ia pun mengucapkan rasa terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk bisa melakukan pertemuan dengan organisasi Islam terbesar yang berdiri sejak 1912, sehingga bisa saling bersinergi dalam menjalankan program kerja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini