Pertandingan Chelsea Vs Spurs Berlangsung Panas dan Dramatis, Dua Pelatih Nyaris Baku Hantam

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Pertandingan derby London antara Chelsea dan Tottenham Hotspur berlangsung panas dan berakhir dramatis. Pelatih kedua klub nyaris baku hantam saat laga usai.

Berlangsung di Stamford Bridge, Minggu 14 Agustus 2022 malam WIB, duel Chelsea melawan Spurs berakhir imbang 2-2. Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Kalidou Koulibaly. Kemudian, Spurs menyamakan skor berkat gol Pierre Hojbjerg.

Chelsea kembali unggul melalui gol yang dicetak Reece James. Drama terjadi di masa injury time atau tepatnya menit ke-95. Spurs berhasil mencetak gol penyeimbang berkat tandukan Harry Kane memanfaatkan sepak pojok.

Usai laga, pelatih Chelsea Thomas Tuchel dan pelatih Spurs Antonio Conte nyaris baku hantam. Insiden bermula ketika Conte dan Tuchel bersalaman usai wasit meniup peluit panjang.

Saat salaman, Tuchel tak melepas tangannya. Dia menarik tangan Conte. Tampak dari rekaman video, Tuchel kesal karena saat salaman Conte memalingkan wajahnya.

Keduanya hampir baku hantam tapi berhasil dipisahkan staf pelatih kedua tim. Ucapan sumpah serapah keluar dari mulut keduanya. Wasit bertindak tegas dan memberikan kartu merah kepada Conte dan Tuchel.

Tensi pertandingan sangat tinggi. Tuchel dan Conte nyaris baku hantam di pinggir lapangan ketika Spurs mencetak gol penyeimbang 1-1. Tuchel protes karena dia menilai terjadi pelanggaran terlebih dulu sebelum Hojbjerg mencetak gol.

Ketika Chelsea kembali unggul 2-1, tampak Tuchel semakin memanaskan situasi dengan merayakan gol berlari ke ujung lapangan. Puncaknya, ketika Spurs berhasil menyamakan skor 2-2 di masa injury time.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimis Perekonomian Indonesia Terus Bertumbuh

Optimisme pemerintah dalam memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus meningkat di tahun-tahun mendatang merupakan sebuah harapan yang perlu didukung...
- Advertisement -

Baca berita yang ini