Perempuan yang Wafat Saat Antre Minyak Goreng di Berau Sedang Kambuh Asmanya

Baca Juga

MATA INDONESIA, BERAU – Perempuan yang meninggal dunia saat mengantre minyak goreng di Kecamatan Teluk Bayur, Kalimantan Timur mengeluhkan sakit di dada dan sempat dilarang suaminya.

Menurut Kapolsek Teluk Bayur, AKP Kasiyono, perempuan bernama Sandra (41) sempat diurut suaminya sebelum berangkat ke minimarket yang hanya berjarak 80 meter dari rumahnya.

Saat mengurut itu, sang suami bahkan sudah melarangnya ikut antre minyak goreng, namun ditolaknya.

Dia berjanji jika kondisinya ramai dan sesak tidak akan membeli minyak goreng subsidi pemerintah tersebut.

Setiba di minimarket itu, Sandra jatuh pingsan dan sempat kejang-kejang.

Lalu, menggunakan mobil ambulance Kecamatan Teluk Bayur, menurut Kasiyono, korban dibawa suaminya ke RSUD Abdul Rivai.

Namun, sebelum tiba di rumah sakit Sandra sudah tidak bernyawa lagi.

Sang suami pun membawa jenazahnya pulang ke rumah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG: Perang Serius Melawan Stunting

Oleh: Bara Winatha*) Upaya meningkatkan kualitas gizi anak menjadi bagian penting dari pembangunan manusiadi Indonesia, dan pendekatan yang semakin komprehensif kini diperkuat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhangizi anak sekolah, tetapi juga dirancang sebagai strategi nasional untuk mendorong lahirnyagenerasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif. Melalui penyediaan makanan bergizi secaraterstruktur di lingkungan sekolah, MBG membantu memastikan anak-anak memperolehasupan nutrisi yang mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kemampuanbelajar yang optimal. Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana mengatakan bahwa program MBG...
- Advertisement -

Baca berita yang ini