Pengendalian Pandemi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah mengatakan varian covid-19 menjadi bayang-bayang yang bisa mengganggu pemulihan ekonomi nasional.

Namun, selama tidak terjadi lonjakan kasus, mobilitas dan aktivitas masyarakat tidak terganggu, selama itu juga perekonomian akan berjalan baik. Demikian pula dengan proses pemulihan ekonomi yang saat ini sedang berlangsung.

Menurut Piter, di tahun 2022 pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di angka 4,5-5,5 persen. Proyeksi itu dengan asumsi varian Omicron tidak menjadi gelombang baru Covid-19 di Indonesia.

“Bukan Omicron yang seharusnya kita khawatirkan, tetapi kelalaian kita yang justru lebih berbahaya dan harus kita hindari. Saya sangat mendukung langkah hati-hati pemerintah yang menerapkan PPKM Level 3 selama libur Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Untuk itu Piter menyarankan pemerintah untuk fokus dalam penanggulangan dan tetap memberikan stimulus sebagai instrumen pemulihan ekonomi nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini