Pendukung Jokowi Bulatkan Suara untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pendukung Presiden Joko Widodo yang tergabung dalam Jokowi Mania Nusantara (Joman) membulatkan tekad untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

Ketua Umum Joman Immanuel Ebenezer mengatakan, pihaknya tak mau ikut campur dalam dinamika yang terjadi di tubuh PDIP. Mereka hanya fokus untuk mendukung Ganjar.

“Kita mendukung Ganjar untuk di 2024,” kata Immanuel, Minggu 30 Mei 2021.

Menurut Immanuel, dukungan buat Ganjar bukan hanya soal elektabilitas, namun kerja nyata yang terlihat hasilnya selama menjabat sebagai gubernur.

Apalagi, bagi Joman, Ganjar dikenal sebagai salah satu sosok pemimpin muda yang dekat dengan masyarakat.

“Sosok yang dilihat dan bisa dirasakan. Pertama, dia kerjanya dan dirasakan hasil kerjanya,” ujar Immanuel.

Ia menyadari, polemik pasti akan terjadi dalam internal partai ketika ada sosok yang memiliki elektabilitas yang lebih tinggi ketimbang elite atau pewaris tahta di partai. Namun, Immanuel melihat Ganjar adalah sosok yang tepat meneruskan kerja-kerja Jokowi selama dua periode sebagai presiden.

“Pak Ganjar layak meneruskan kepemimpinan 2024 nanti pasca-Presiden Jokowi. Makanya kita deklarasikan diri kita dukung Pak Ganjar 2024 nanti,” kata dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini