Pencarian WN Filipina Tenggelam di Maluku Dihentikan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Basarnas Ambon menghentikan pencarian WN Filipina bernama Stanly Bacolina yang tenggelam di laut Seram, timur Maluku pada Sabtu 25 Juli 2020 lalu.

Pencarian resmi dihentikan pada Jumat 31 Juli. Kepala Basarnas Ambon Djunaidi berkata, pencarian ABK MV Ikan Keras tersebut nihil sejauh ini.

“Setelah berkoordinasi dengan potensi SAR terkait, tanda-tanda kemunculan korban belum terlihat, maka operasi SAR terhadap WN Filipina dinyatakan ditutup,” kata Djunaidi di Ambon.

Selanjutnya, Basarnas hanya akan melanjutkan pemantauan. Operasi SAR akan dibuka lagi jika ada masuk informasi soal korban.

Sebelumnya, kapal motor (KM) MV Ikan Keras berjenis Cargo berwarna putih biru itu berlayar dari Australia menuju Filipina. Namun di tengah perjalanan dihantam ombak besar di perairan laut pulau Seram Timur Maluku.

Kala itu, kapten KM MV Ikan Keras ML Crespo melapor kepada pihak Basarnas Ambon pada pukul 19.50 WIT bahwa salah satu anggota juru mudi WN Filipina tenggelam dan belum ditemukan.

Tim Basarnas juga melakukan koordinasi dengan Otoritas Pelabuhan Shabandar Bula, dan pos TNI AL Bula Kabupaten Seram Bagian Timur sebelum melakukan pencarian di laut Seram.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dimethyl Ether dan Transformasi Ketahanan Energi Indonesia

Oleh : Ricky Rinaldi *)Ketahanan energi menjadi salah satu isu strategis yang menentukan arahpembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. Ketergantungan terhadap energi impor, fluktuasi harga komoditas internasional, serta meningkatnya kebutuhan energi domestik menuntut Indonesia untukmelakukan transformasi kebijakan secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, pengembangan Dimethyl Ether (DME) menjadi salah satu langkah penting dalammemperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantunganterhadap impor LPG.DME dipandang sebagai alternatif energi yang memiliki potensi besar untukmendukung kebutuhan rumah tangga dan industri. Pemanfaatan sumber dayadomestik untuk produksi DME membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuatkemandirian energi. Dengan cadangan batu bara yang melimpah serta potensihilirisasi energi yang besar, pengembangan DME menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sistem energi yang lebih berkelanjutan.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi harus dibangunmelalui pemanfaatan sumber daya nasional secara optimal. Indonesia tidak dapatterus bergantung pada impor energi yang rentan terhadap gejolak global. Oleh karena itu, transformasi sektor energi menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhanmasyarakat dapat terpenuhi secara stabil dan berkelanjutan.Pengembangan DME juga menjadi bagian dari agenda hilirisasi industri nasional. Selama ini, sumber daya alam Indonesia banyak diekspor dalam bentuk bahanmentah tanpa memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri. Melalui hilirisasi, komoditas domestik dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mendukungkebutuhan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menekankan bahwatransformasi energi harus diarahkan pada penguatan kemandirian nasional. Pengembangan DME tidak hanya bertujuan mengurangi impor LPG, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru. Denganpendekatan yang terintegrasi, sektor energi dapat menjadi motor pertumbuhanekonomi nasional.Salah satu keuntungan utama pengembangan DME adalah potensi penghematandevisa negara. Selama ini, impor LPG menjadi salah satu komponen besar dalampengeluaran energi nasional. Dengan memanfaatkan DME sebagai substitusi, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi secara bertahap. Langkah inimemberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah untuk mendukung sektorstrategis lainnya.Selain aspek ekonomi, pengembangan DME juga memiliki dampak strategisterhadap stabilitas pasokan energi. Ketika dunia menghadapi ketidakpastiangeopolitik dan fluktuasi harga energi, negara yang memiliki sumber energi domestikyang kuat akan lebih siap menghadapi tekanan global. Dengan memperkuatproduksi energi dalam negeri,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini