Pemerintah Tegaskan Terus Akselerasi Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Baca Juga

MataIndonesia, Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengakselerasi pemulihan infrastruktur pascabencana di berbagai wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam dalam beberapa waktu terakhir. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan menyeluruh guna mengembalikan aktivitas sosial, ekonomi, dan pelayanan publik agar dapat kembali berjalan secara normal dan berkelanjutan.

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan, percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor Sumatra. Hal ini diungkapkannya, saat mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto meninjau Jembatan Bailey di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

“Jembatan ini adalah urat nadi kegiatan ekonomi di daerah ini. Perannya sangat strategis untuk memulihkan konektivitas dan mobilitas masyarakat yang sempat terputus akibat bencana,” kata AHY.

Menko AHY mengatakan, kehadiran Presiden Prabowo bertujuan memastikan percepatan pemulihan pasca bencana di wilayah terdampak dan terisolir. Presiden Prabowo berdiskusi dengan dirinya dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin terkait progres pembangunan, serta fungsi jembatan.

“Saya turut mengapresiasi melihat sinergi luar biasa antara aparat dan masyarakat setempat. Yang bahu-membahu mempercepat pembangunan infrastruktur darurat ini,” ucap AHY

AHY menjelaskan peninjauan ini mengawal penyelesaian infrastruktur penghubung yang memiliki peran bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Jembatan Bailey Sungai Garoga sepanjang 44 meter menjadi solusi sementara menggantikan jembatan lama yang rusak akibat bencana Sumatera.

“Jembatan ini dibangun oleh Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. Konstruksi jembatan tersebut dirancang mampu menahan beban hingga 25 ton,” ujar AHY.

AHY berharap pembangunan jembatan tersebut dapat segera memulihkan konektivitas utama antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Selatan sekaligus, memperlancar arus barang, jasa, dan aktivitas sosial masyarakat.

“Pemerintah akan terus bekerja memastikan proses pemulihan pasca bencana berjalan optimal. Serta, infrastruktur kembali berfungsi, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan bangkit lebih kuat ke depan,” ungkap AHY.

Koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Sementara Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo menegaskan PLN siap melaksanakan arahan Danantara Indonesia untuk memastikan ketersediaan listrik yang aman dan andal di seluruh unit Huntara. “Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya juga sudah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah strategis dan kolaboratif tersebut, pemerintah optimistis pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan. Pemerintah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dan berperan aktif dalam mendukung upaya pemulihan demi terwujudnya Sumatera yang lebih tangguh, aman, dan berdaya saing di masa mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Hadir di Aceh, Masyarakat Dukung Pemulihan Infrastruktur dan Tolak Eksistensi Bendera GAM

Oleh :  Nadia Khalifa )* Kehadiran negara di tengah masyarakat Aceh kembali menemukan relevansinya pada momentum pemulihan pascabencana yang masih berlangsung....
- Advertisement -

Baca berita yang ini