Pemberdayaan Masyarakat, Solusi Cegah Kejahatan di Perbatasan Papua

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Upaya memperkuat wilayah perbatasan masih harus terus dioptimalkan supaya praktik kejahatan melalui perbatasan bisa dicegah. Hal ini tidak lepas dari maraknya tindak kejahatan yang berpotensi masuk dan membawa dampak buruk bagi kehidupan masyarakat Papua. Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta menegaskan bahwa salah satu cara penguatannya bisa dengan memberdayakan masyarakat.

“Penguatan perbatasan harus dilakukan, perlu kolaborasi untuk menguatkan perbatasan, TNI dengan gelar teritorial di perbatasan dan program pemberdayaan masyarakat bisa menjadi alternatif untuk penguatan perbatasan sehingga mengurangi celah untuk masuknya kejahatan dari luar. Kegiatan pembinaan masyarakat dari Polri lewat Babinkamtibmas juga harus ditingkatkan,” kata Stanislaus kepada Mata Indonesia News, Sabtu 1 Januari 2022.

Pembinaan terhadap masyarakat juga bisa dilakukan untuk mengantisipasi penggunaan jalur tikus untuk melakukan tindak kejahatan. Beberapa wilayah yang patut untuk diwaspadai meliputi Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.

“Banyak jalan tikus yang bisa digunakan para pengedar melintas dan memasuki wilayah Papua, khususnya Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom yang berbatasan langsung dengan PNG,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Tjatur Abrianto.

Adapun pengentasan terhadap kasus narkotika sudah sepatutnya dilakukan. Hal ini tidak lepas dari data dari BNNP Papua yang telah menangani sebanyak 19 kasus dengan 25 tersangka terkait kasus narkotika jenis ganja dan sabu selama tahun 2021.

Pemasok sabu-sabu mayoritas berasal dari tiga daerah, yaitu Jakarta, Madura (Jawa Timur), dan Makassar (Sulawesi Selatan) yang dikirim melalui jasa pengiriman barang. Maka BNN berharap kerja sama dengan semua pihak agar bisa menggagalkan upaya penyebaran narkotika jenis sabu-sabu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Papua Jadi Prioritas Pembangunan Nasional untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan

Oleh: Yohanes Kogoya*Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraanmasyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan bangsa. Dalam konteks pembangunan nasionalsaat ini, Papua menempati posisi yang semakin strategis, bukan hanya sebagai wilayah terdepan Indonesia di kawasan Pasifik, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensisumber daya alam melimpah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Berbagaikebijakan dan program yang dijalankan pemerintah menunjukkan bahwa Papua kini menjadibagian penting dalam agenda pembangunan Indonesia yang berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan.Komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua mendapat penegasan langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming. Menurutnya, paradigma pembangunan nasional saat ini telah bergeser dari yang sebelumnya berorientasi pada Pulau Jawa menjadi pembangunan yang berpusat pada seluruh wilayah Indonesia. Papua pun ditetapkan sebagaisalah satu prioritas pembangunan nasional melalui berbagai program strategis, mulai daripembangunan infrastruktur, rumah sakit, Sekolah Rakyat, pasar, program Makan BergiziGratis, hingga pengembangan kawasan ekonomi dan konektivitas melalui Trans...
- Advertisement -

Baca berita yang ini