Peluang Joe Biden Menang di Pilpres AS Tembus 89 Persen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Beberapa menjelang pemungutan suara dalam Pilpres AS, berbagai macam hasil survei telah berseliweran. Salah satunya yang menjadi sorotan adalah survei oleh laman FiveThirtyEight.

Web tersebut menyatakan, peluang Joe Biden menang dalam Pilpres AS menembus 89 persen, dibanding petahana Donald Trump.

Mengutip Alarabiya, Jumat 30 Oktober 2020, dengan 538 suara di Electoral College, badan yang memberikan suara untuk presiden AS, para kandidat harus mengumpulkan 270 suara untuk menyatakan kemenangannya.

Namun, langkah Biden tidak begitu semudah hasil survei. Mengungat, negara bagian seperti Nebraska, Wyoming, West Virginia, Oklahoma, Alabama, Kentucky dan beberapa lainnya di Midwest tampaknya menjadi kunci bagi Trump.

Kemudian, Texas yang juga memiliki 38 suara elektoral, ditandai sebagai kemenangan Trump dalam jajak pendapat FiveThirtyEight.

Biden diproyeksikan bakal mengunci Ohio, Georgia, Florida, Carolina Utara, Pennsylvania, Michigan sebagai kantong kemenangan. Enam negara bagian itu menyumbang 114 suara elektoral.

California dan New York hampir dijamin telah terkunci untuk Biden, dengan 84 suara elektoral dibagi antara dua negara bagian pesisir itu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini