Paul Pogba OTW Balik ke Juventus?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Banyak pihak meyakini, Paul Pogba akan benar-benar hengkang dari Manchester United pada Januari 2021 mendatang. Lalu, akan kemanakah bintang asal Prancis ini berlabuh?

Menurut agen pemain sepak bola asal Italia, Claudio Pasqualin, Poga kemungkinan besar akan kembali ke Juventus, klub yang membesarkan namanya.

“Dia akan kembali ke Juventus. Seluruh performa, kualitas, dan sejarahnya akan seperti sebelumnya,” kata Pasqualin, seperti dikutip dari Tribal Football, Rabu 9 Desember 2020.

Pasqualin berkata, Pogba bisa meraih kesempatan kedua di Juventus, untuk merebut kembali kejayaannya yang redup selama di Old Trafford.

Bahkan, Pasqualin menyebut, ada transaksi yang tak terungkap di publik, antara Pogba dan Juventus.

“Proses transfer akan segera selesai,” ujarnya.

Di satu sisi, Claudio berpendapat banderol Pogba akan turun jika dibandingkan saat direkrut oleh MU dengan mahar 105 juta euro, 2016 lalu. Meski begitu, ia tidak mempersoalkan nilai uang untuk Pogba.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini